Bar Putar Musik Kencang, Warga Citarum Ngadu ke Ridwan Kamil

Bar Putar Musik Kencang, Warga Citarum Ngadu ke Ridwan Kamil

Tri Ispranoto - detikNews
Senin, 02 Okt 2017 22:43 WIB
Bar Putar Musik Kencang, Warga Citarum Ngadu ke Ridwan Kamil
Warga Citarum Bandung merasa terganggu dengan aktivitas bar di Jalan Trunojoyo. (Foto: Tri Ispranoto/detikcom)
Bandung - Warga Citarum mengeluhkan kehadiran bar di Jalan Trunojoyo lantaran menimbulkan kebisingan. Warga yang tempat tinggalnya berdekatan dengan bar ini merasa terganggu dengan suara musik bervolume kencang. Mereka sudah mengadu kepada Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

"Ribut kalau malam. Sejak pertama buka sampai sekarang warga selalu mengeluh itu. Apalagi mulai ramainya jam 11 malam ke atas pas warga sudah mulai tidur," ujar Mamat Ahmadi Soediutama, ketua RW 3, Kelurahan Citarum, di Jalan Trunojoyo, Kota Bandung, Senin (2/10/2017).

Ahmadi mengatakan aktivitas bar yang buka sejak 27 Juli 2017 itu membuat resah warga yang bermukim di RW 2, RW 3 dan RW. Sebab suara dianggap bising itu berlangsung hingga larut malam. Awalnya, menurut dia, pemilik tempat itu pernah mengajukan izin pada warga akan membuka restoran. Namun ternyata, Ahmadi menjelaskan, tempat tersebut juga difungsikan sebagai bar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kegiatan usaha ini sangat mengarah pada penyakit masyarakat di wilayah kami yakni penjualan miras yang disamarkan sebagai restoran," ucap Ahmadi.
Warga memperlihatkan surat keluhan yang ditujukan untuk Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.Warga memperlihatkan surat keluhan yang ditujukan untuk Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. (Foto: Tri Ispranoto/detikcom).
Warga dan aparat kewilayahan RW 2, RW 3 dan RW 4 Kelurahan Citarum, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, yang merasa resah dengan aktivitas bar tersebut sudah membuat surat keluhan kepada Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Surat tersebut dikirim pada 3 Agustus 2017. Namun hingga kini, menurut Ahmadi, surat tersebut belum direspons Pemkot Bandung.

Dalam surat tersebut terdapat sejumlah tanda tangan warga yang kompak mengeluhkan lima hal. Keluhan itu terdiri suara bising musik, kegaduhan pengunjung, parkir kendaraan pengunjung ke bahu jalan, kekhawatiran terjadi gangguan keamanan dan terganggunya waktu istirahat.

"Kami sudah sampaikan surat itu ke Ridwan Kamil," ujar Ahmadi.

Warga setempat lainnya, Derry Yovianto, mengamini pernyataan Ahmadi. Derry menghuni rumah yang posisinya tepat di belakang bar tersebut. Kerasnya suara musik membuatnya menjadi tidak nyaman saat istirahat malam hari.

"Tiap hari berisik. Pasti saya terbangun kalau jam satu malam, biasanya bisa tidur tenang. Belum lagi parkir yang mengganggu dan kalau orang-orang pada pulang mabuk mengganggu lingkungan," kata Derry.

Lokasi bar itu berada di lantai dua tepat di atas sebuah restoran. Untuk menuju ke bar tersebut pengunjung harus naik melalui jalan yang berada di luar restoran.

Dikonfirmasi terpisah, Manajer Upstair, Apes, mengaku sudah menjawab keluhan warga dengan mengecilkan suara musik di bar. Operasional bar ini berlangsung mulai pukul 17.00 WIB hingga pukul 02.00 WIB.

"Kami akan mengevaluasi kembali apa yang dikeluhkan warga. Dan kami akan membuka diri untuk duduk bersama terkait hal ini," kata Apes via pesan singkat. (bbn/bbn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini