Seperti diketahui hubungan Deddy Mizwar (Demiz) dengan Partai Gerindra Jabar saat ini tidak terlalu harmonis. Penyebabnya pernyataan Ketua DPD Gerindra Jabar Mulyadi yang menarik dukungan untuk pasangan Deddy Mizwar - Ahmad Syaikhu.
Hal itu memunculkan banyak spekulasi bila Deddy Mizwar bakal ditinggal Partai Gerindra. Melihat situasi politik yang terjadi, Partai Golkar mencoba menangkap peluang yang ada. Partai berlambang beringin ini berwacana untuk menduetkan Deddy Mizwar dengan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum tentu. Belum secara intens (ada komunikasi). Belum tentu mau (diduetkan) dan belum tentu wacana itu terjadi," kata Deddy, ditemui di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (2/10/2017).
Menurut Deddy, untuk merealisasikan wacana tersebut membutuhkan proses panjang. Belum lagi, kata Deddy komunikasi dengan partai lain di dalam koalisi yang dibangun Golkar juga belum tentu menyetujui wacana tersebut.
"Perlu pembahasan jauh. Karena juga harus komunikasi dengan partai-partai (lain)," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Partai Golkar mulai menghitung simulasi mengusung Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar 2018. "Kalau Demiz (Deddy Mizwar) dilepas Gerindra, menarik juga kalau kita wacanakan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi," kata Wakil Sekjen Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Jawa I Partai Golkar Ratu Dian Hatifah. (ern/ern)










































