Longsor Kembali Terjang Garut Selatan

Longsor Kembali Terjang Garut Selatan

Hakim Ghani - detikNews
Minggu, 01 Okt 2017 11:48 WIB
Longsor Kembali Terjang Garut Selatan
Foto: Hakim Ghani
Garut - Belum seminggu hujan mengguyur wilayah Jawa Barat, bencana longsor menerjang beberapa lokasi di Garut Selatan. Kali ini terjadi pergerakan tanah disertai longsoran tebing.

Sekretaris Kecamatan Cisompet Nurbani Tamim mengatakan pergerakan tanah terjadi di Kampung Batusari, Desa Sindangsari, Cikelet, Garut, Minggu (1/10) pagi.

"Pergerakan tanah terjadi sekitar pukul 4 dini hari tadi. Terjadi akibat guyuran hujan lebat sejak Sabtu (30/9) sore," ungkap Tamim kepada wartawan di lokasi pergerakan tanah, Minggu (1/10).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pantauan detikcom di lokasi pergerakan tanah dan longsor Minggu (1/10) sekira pukul 10.52 WIB, lokasi ini porak poranda. Sekitar 25 meter jalan penghubung kampung di wilayah ini terputus akibat pergerakan tanah.

Longsor Kembali Terjang Garut SelatanFoto: Hakim Ghani


Tebing setinggi 120 meter yang terletak tak jauh dari pemukiman juga longsor.

Tamim menjelaskan tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut, namun sebanyak tiga unit rumah warga rusak terdampak pergerakan tanah.

"Sebanyak 107 rumah juga terancam jika ada longsor susulan, karena terletak di dekat tebing yang longsor," katanya.

Saat ini warga setempat dibantu petugas gabungan dari kecamatan, TNI dan Polisi sedang mengevakuasi warga yang rumahnya menjadi korban.

Sementara itu, longsoran tanah juga terjadi di wilayah Kecamatan Banjarwangi, Garut. Camat Banjarwangi Enyang Juanda mengatakan longsor tersebut terjadi Minggu (1/10) dini hari sekira pukul 03.00 WIB.

"Kejadiannya di Kampung Kubang, Desa Talagajaya, Banjarwangi. Longsor diakibatkan hujan deras yang terjadi sejak kemarin," ungkap Enyang.

Akibat kejadian tersebut sebuah bangunan Masjid di kampung tersebut tertimbun material longsor dari tebing setinggi 8 meter.

"Bangunan masjid jebol akibat tertimbun material longsor," katanya.

Longsor Kembali Terjang Garut SelatanFoto: Hakim Ghani
(ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads