Polisi Gerebek Pabrik Nata De Coco Dicampur Pupuk di Majalengka

Sudirman Wamad - detikNews
Minggu, 01 Okt 2017 11:39 WIB
Foto: Istimewa
Majalengka - Polisi berhasil mengungkap peredaran makanan nata de coco yang diduga dicampur pupuk ZA di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pihaknya telah memeriksa pabrik pembuatan nata de coco yang diduga dicampur dengan ZA di Blok Sawah Leuga Desa Slagedang, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, pada Rabu kemarin.

Dikatakan Yusri, pabrik yang diberi nama UKM Nata Citra Mandiri itu milik Abdurahman warga Blok Trikolot RT 2 RW Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

"Pemilik ini memproduksi dan memperdagangkan bahan baku pangan jenis nata de coco yang dicampur dengan ZA," ucap Yusri melalui pesan singkatnya, Minggu (1/10/2017).

Polisi Gerebek Pabrik Nata De Coco Dicampur Pupuk di MajalengkaFoto: Istimewa


Dalam pembuatannya, dikatakan Yusri setiap 100 liter air kelapa yang dipanaskan ke dalam panci dicampur dengan 500 gram gula pasir, 500 mili air cuka, dan 500 gram ZA. Kemudian dicetak di bak plastik yang ditutup dengan kertas koran.

"Hasil itu disimpan selama satu malam, kemudian dicampur dengan cairan bibit coco, terus disimpan selama satu pekan," ucapnya.

Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku, Yusri mengatakan pelaku sengaja mencampur ZA dengan tujuan agar nata de coco bisa menggumpal dan menjadi kenyal. Selain itu, proses pembuatan dengan menggunakan ZA diakuinya menjadikan proses produksi lebih cepat.

"Tujuannya agar lebih menggumpal dan kenyal dengan waktu panen hanya satu minggu. Kalau tidak menggunakan ZA ini panen bisa memakan waktu hingga tiga sampai empat minggu. Selain itu, ini juga dapat menghemat ongkos," katanya.

Dari pabrik pembuatan nata de coco itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sebuah panic stainless warna hitam, sebuah corong warna hitam dan kuning, sebuah gelas platsik warna putih dan kuning, sebua ember plastik warna putih dan kuning, sebuah pompa sedot plastik, dua buah tatakan plastik berisi nata de coco, sebuah jeriken berisi asam asetat atau cuka, setengah karung ZA, satu karung gula pasir, 4 botol bahan nata de coco, 50 tatakan palstik, 1 karung nata de coco siap edar, 2 jeriken berisi air kelapa.

Polisi Gerebek Pabrik Nata De Coco Dicampur Pupuk di MajalengkaFoto: Istimewa

(ern/ern)