Pengoplos Bumbu Dapur Limbah Pasar Sudah Beraksi 5 Tahun

Pengoplos Bumbu Dapur Limbah Pasar Sudah Beraksi 5 Tahun

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Selasa, 26 Sep 2017 16:25 WIB
Pengoplos Bumbu Dapur Limbah Pasar Sudah Beraksi 5 Tahun
Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto memperlihatkan barang bukti bumbu dapur oplosan yang menggunakan bahan bahan-bahan limbah pasar. (Foto: Dony Indra Ramadhan)
Bandung - Ditreskrimsus Polda Jabar mengungkap produsen aneka bumbu dapur oplosan berbahan limbah pasar. Pengoplos bumbu tersebut, IS, sudah melakoni aksinya sejak lima tahun lalu.

"Dalam satu bulan, pelaku bisa menghasilkan tujuh ton bumbu dapur. Lalu bumbu dapur ini dia jual satu kilogramnya sebesar 26 ribu rupiah," ucap Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (26/9/2017).

IS menjalankan bisnis curang ini di kediamannya, Desa Banjar, Kabupaten Cirebon, Jabar. IS memproduksi aneka bumbu dapur serbuk berupa cabai, merica, ketumbar dan cupat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi dia pemilik, pembuat sekaligus penjual. Bisa dikatakan ini aktivitas home industri. Aksinya sudah lima tahun," kata Agung.

Baca juga: Polda Jabar Ungkap Pengoplos Bumbu Dapur Bahan Limbah Pasar

Aneka bumbu dapur dioplos menggunakan zat pewarna, bahan makanan lain hingga limbah cabai dan merica. Bahan campuran itu didapat IS dengan cara membeli.

"Dia cari bahan oplosannya itu di pasar-pasar. Ia jemur, dikeringkan, lalu dicampur dengan bahan yang asli," ucap Agung.

Agung menyebut praktik dilakoni IS ini termasuk pelanggaran hukum. Tersangka mengoplos bumbu dapur tanpa memedulikan efek yang akan ditimbulkan setelah dikonsumsi masyarakat.

"Ini tentunya merugikan. Mencari untung tetapi yang dijual enggak layak," ujar Agung. (bbn/bbn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads