Para pemilik kendaraan itu sengaja menghampiri titik penumpukan penumpang yang tidak mendapat pelayanan angkot konvensional. "Ini didasari kepedulian saya, kasihan mereka yang harusnya sudah ada di rumah terpaksa berpanas-panasan di jalan," kata Taufiqurahman pemilik Vitara berwarna hijau saat menaikkan penumpang di Jalan RE Martadinata, Sukabumi, Jawa Barat, Selas (26/7/2017).
Baca juga: Sopir Angkot di Sukabumi Mogok Massal, Penumpang Terlantar
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kasihan masyarakat, karena kebijakan pemerintah yang menggantung berdampak pada masyarakat pengguna angkutan umum," ucap Taufiq.
Taufiq mengaku sudah empat kali mengangkut penumpang arah Sukaraja dari Kota Sukabumi. "Sebetulnya lumayan juga bahan bakarnya. Tapi saya ikhlas saja karena banyak penumpang yang terlantar saat ini," ujar Taufiq.
Baca juga: Sopir Angkot Nilai Driver Online Langgar SK Pemkot Sukabumi
Selain Taufiq, aparat kepolisian juga mengerahkan truk Dalmas untuk membawa penumpang. Beberapa anggota ormas pemilik kendaraan pribadi turut memboyong penumpang telantar.
Sejumlah sopir angkot di Kota Sukabumi melakukan aksi mogok massal menuntut dibubarkannya transportasi berbasis online. Akibat hal itu sejumlah penumpang mayoritas anak sekolah jadi telantar. (bbn/bbn)











































