Penyerahan tersebut berlangsung di salah satu titik pembangunan rumah tapak di Kampung Lengkong Jaya, Kecamatan Karangpawitan, Garut, Kamis (21/9).
"Saya hanya penyampai kebaikan, bantuan rumah ini dari netizen waktu kejadian (banjir bandang) yang dikerjakan oleh Dompet Dhuafa," ungkap pria yang akrab disapa Emil itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terkumpul dana Rp 1,5 M, Rp 500 jutanya untuk masa tanggap darurat, Rp 1 M untuk kegiatan ini," katanya.
Emil juga mengatakan Rumah Rakyat Ramah Lingkungan (RURAL) tersebut menggunakan teknologi tepat guna dalam pembangunannya. "RURAL ini dibangun dengan konsep Preveb. Jadi pondasi dan bangunan lebih dulu, sehingga sisa bangunan lainnya tinggal disusun seperti lego," katanya.
Selain itu, rumah bagi korban banjir sumbangan warganet ini juga menggunakan teknologi RISHA. "Namanya RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat), proses pembangunannya lebih cepat, tahan gempa, spesifikasinya juga bagus," ungkapnya.
Rumah-rumah ini sendiri nantinya akan ditempati oleh sejumlah korban banjir bandang yang ditempatkan di Lengkong Jaya. (ern/ern)











































