DetikNews
Rabu 20 September 2017, 14:14 WIB

Usai Aksi di Cirebon, Terduga Teroris IM akan Berangkat ke Marawi

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Usai Aksi di Cirebon, Terduga Teroris IM akan Berangkat ke Marawi Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto (Foto: Dony Indra Ramadhan)
Bandung - Polisi telah memeriksa IM (31) terduga teroris yang ditangkap di Bandara Cakrabhuwana Cirebon sebelum kedatangan Presiden Jokowi. Berdasarkan pengakuannya, IM akan berangkat ke Marawi Filipina usai beraksi di Cirebon.

"Memang setelah melakukan aksi di Cirebon, dia akan berangkat ke Marawi dengan rekan-rekannya yang lain," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus di Kantor Bappeda Jabar, Jalan Ir H Djuanda, Kota Bandung, Rabu (20/9/2017).

Yusri mengatakan, IM sendiri merupakan orang lama di dunia teroris nasional. Sederet aksi teror di Indonesia berkaitan dengan IM.

"Dia ini satu jaringan dengan JAD (Jaringan Ansharut Daulah) Jabar. Dia juga bersama para pelaku bom Thamrin dibaiat oleh almarhum Ustaz Fauzan dari Ciamis," kata dia.

Baca Juga: Polisi: Teroris di Cirebon Sasar Petugas Keamanan, Bukan Presiden

Untuk saat ini, sambung Yusri, IM sendiri sudah dibawa oleh tim Densus 88 Anti Teror. Polisi masih akan mengembangkan kasus tersebut dan menangkap jaringan lainnya.

"Kita juga sedang mengejar rekan-rekannya yang akan ikut berangkat ke Marawi," tuturnya.

Baca Juga: Ini Senjata yang Dibawa Terduga Teroris di Cirebon

IM ditangkap polisi saat hendak melakukan aksi teror di tempat mendaratnya Presiden Jokowi pada Senin (18/9). Polisi menemukan 5 buah bom molotov yang sudah disebar di sekitar Bandara Cakrabhuwana. Selain bom molotov, polisi juga menyita sangkur, airsoft gun dan pepper spray dari tangan IM.
(avi/avi)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed