DetikNews
Rabu 13 September 2017, 20:04 WIB

Berwajah Merah-Hitam, Pelajar Sukabumi Gelar Aksi Peduli Rohingya

Syahdan Alamsyah - detikNews
Berwajah Merah-Hitam, Pelajar Sukabumi Gelar Aksi Peduli Rohingya Aksi anak-anak teater di Sukabumi gelar aksi bela Rohingya. (Foto: Syahdan Alamsyah/detik.com)
Sukabumi - Gelombang dukungan mengecam tragedi kemanusiaan yang terjadi di Rakhine, Myanmar terhadap etnis Rohingya terus berlanjut. Bukan hanya aksi solidaritas, penggalangan dana digelar untuk disalurkan melalui lembaga kemanusiaan.

Hal ini tidak luput dari perhatian puluhan pelajar di Kota Sukabumi, Jawa Barat. Pelajar yang juga anggota teater Bilik Kreatif ini menggalang dana untuk Rohingya dengan cara mereka sendiri. Berdandan hitam-hitam dengan wajah dibalur pewarna khusus.

Ada makna khusus soal warna wajah para pelakon teater tersebut, ini dijelaskan oleh Yan Ilham, pembina teater Bilik Kreatif, saat ditemui detikcom di lokasi aksi, Jalan IR Juanda, Kota Sukabumi, Rabu (13/9/2017).

"Ada yang mengecat wajahnya memakai warna hitam artinya berkabung atas tragedi kemanusiaan terhadap etnis Rohingya, warna merah artinya keberanian dan kepekaan untuk melakukan aksi nyata dan terakhir putih merupakan tanda keprihatinan karena banyak korban yang terdampak adalah anak-anak kecil yang tidak berdosa," tutur Yan.
Berwajah Merah-Hitam, Pelajar Sukabumi Gelar Aksi Peduli RohingyaSejumlah pelajar di Sukabumi menggalang dana peduli Rohingya. Mereka berdandan hitam-hitam dengan wajah dibalur pewarna khusus. (Foto: Syahdan Alamsyah/detik.com)
Yan mengatakan aksi anak-anak teater tersebut berbarengan dengan reuni Ikatan Alumni SMAN 4 yang kemudian sepakat untuk aksi nyata penggalangan dukungan yang sudah berlangsung sejak beberapa hari lalu.

"Terkumpul pakaian layak sebanyak tujuh dus, kemudian uang tunai 2 juta rupiah. Rencananya akan disalurkan melalui Daarut Tauhiid (DT) Kota Sukabumi," ucapnya.

Tidak hanya berdandan unik, anak-anak teater itu juga membacakan puisi dan aksi teatrikal hingga menarik perhatian sejumlah pengguna jalan. "Banyak yang nyamperin, pejalan kaki dan pengendara kasih sumbangan," ujar Yan.
(bbn/bbn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed