RSHS Bentuk Tim Khusus Tangani Balita Kembar Siam Asal Garut

Mochamad Solehudin - detikNews
Senin, 28 Agu 2017 16:24 WIB
Foto: dokumentasi RSHS Bandung
Bandung - RSUP Hasan Sadikin (RSHS) Bandung membentuk tim khusus untuk menangani balita kembar siam dempet perut asal Garut Al Putri Anugrah dan Al Putri Dewi Ningsih berusia 3 tahun 11 bulan. Tim ini terdiri dari ahli ortopedi, anasetsi, bedah dan psikologi.

Ketua Tim Kembar Siam (RSHS) Sjarif Hidajat Effendi menjelaskan bayi kembar siam atau atau disebut conjoint twin abdominopygophagus asal Garut saat ini sedang dalam perawatan di bagian ortopedi RSHS. Pihaknya juga terus melakukan observasi kesehatan kedua balita tersebut.

"Secara umum sejauh ini kondisi kesahatan mereka dalam kondisi sehat. Tapi ada penyatuan pada bagian perut dan panggul sehingga menyatu disitu," katanya, saat ditemui di RSHS, Jalan Pateur, Kota Bandung, Senin (28/8/2017).

Baca Juga: Miliki Kaki Tambahan, Balita Kembar Siam Asal Garut Dirawat di RSHS

Untuk menangani balita kembar siam asal Garut pihaknya telah menyiapkan tim khusus. Mulai dari tim untuk melakukan rehabilitasi medis hingga psikologi anak supaya secara mental anak dari pasangan Iwan Kurniawan dan Yani ini tidak terganggu.

"Ini tanggung jawab kami bagaimana mendukung rehabilitasi selanjutnya. Bagaimana anak ini bisa bergerak, kalau memang bisa sekolah. Jadi kita butuh tim untuk rehab medik dan psikologi buat menangani mereka," ujarnya.
RSHS Bentuk Tim Khusus Tangani Balita Kembar Siam Asal GarutFoto: dokumentasi RSHS Bandung

Diberitakan sebelumnya, balita kembari siam dempet perut asal Garut Al Putri Anugra dan Al Putri Dewi Ningsih sejak lahir divonis tidak bisa dipisahkan. Seiring waktu kaki tambahan di tengah kedua kaki balita malang ini terus tumbuh. Kini keduanya berharap kaki yang tumbuh dan tidak berfungsi itu dihilangkan. (avi/avi)