DetikNews
Kamis 24 Agustus 2017, 14:11 WIB

Ini Motif Dua Pemuda Sukabumi Bunuh Egi di Dalam Angkot

Syahdan Alamsyah - detikNews
Ini Motif Dua Pemuda Sukabumi Bunuh Egi di Dalam Angkot Dua tersangka pembunuhan Egi. (Foto: Syahdan Alamsyah)
Kabupaten Sukabumi - Dua pemuda terlibat pembunuhan Egi Adi Wiguna (28). Mereka menyerang bapak satu anak tersebut di dalam angkutan kota (angkot). Korban tewas bersimbah darah dengan luka tusuk dan bacok. Apa motif pelaku yang ternyata kakak-adik ini menghabisi nyawa Egi?

Baca juga: Egi yang Dibunuh 2 Pria di Sukabumi Bekerja Calo Angkot

Sehari usai beraksi, RF alias Igan (23) ditangkap polisi saat bersembunyi di rumah kerabatnya. Sedangkan Fik alias Opik (20) menyerahkan diri ke Mapolsek Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (22/8).

"Kami amankan pelaku berikut barang bukti berupa pisau dapur, dan sebilah samurai yang digunakan untuk menyerang korban," kata Kapolres Sukabumi AKBP M Syahduddi di Mapolres Sukabumi, Jalan Sudirman, Kamis (24/8/2017).
Ini Motif Dua Pemuda Sukabumi Bunuh Egi di Dalam AngkotKapolres Sukabumi AKBP M Syahduddi memperlihatkan barang bukti. (Foto: Syahdan Alamsyah)
Rupanya pelaku sakit hati dan dendam kepada korban. "Keduanya berstatus kakak-adik berprofesi sebagai sopir angkot. Mereka dendam dengan korban yang menurut pengakuan pelaku kerap memalak," ujar Syahduddi.

Baca juga: Warga Sukabumi Bersihkan Sisa Darah di Tempat Pembunuhan Egi

Kasatreskrim Polres Sukabumi AKP Dhoni Erwanto menambahkan jika saat malam kejadian itu Egi tengah berada di dalam angkot. Igan dan Opik menggunakan angkotnya mencari keberadaan Egi.

"Ketika mengetahui korban (Egi) ada di angkot yang ngetem, kedua pelaku yang datang membawa senjata tajam langsung menyerang korban hingga mengalami beberapa luka di sekujur tubuhnya," kata Dhoni.

Dhoni menyebut saat itu kedua pelaku tidak mengetahui korban tewas. Mereka langsung kabur sewaktu melihat korban terkapar berlumuran darah. "Mereka tahu korban meninggal setelah melihat media sosial dan dikabari oleh temannya. Tersangka Opik sempat akan ke Bogor, namun di tengah perjalanan dia balik lagi ke Sukabumi dan menyerahkan diri," tutur Dhoni.
(bbn/bbn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed