"Dia itu ibarat 'ruh' nya di kelas, dia yang selalu rajin memberi semangat kepada teman-temannya setiap hari," ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Al Barokah M Firman Arif saat ditemui detikcom di ruang kerjanya, Rabu (16/8/2017).
Baca juga: Cerita Perubahan Perilaku Kakak-Adik Asal Sukabumi Sebelum Hilang
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Teman-teman dan guru sempat mengira jika Silvi sakit saat tidak masuk sekolah pada Senin (7/8). Bahkan teman-teman sekelasnya sempat patungan untuk diberikan kepada Silvi.
"Saya minta bantuan staf di bagian pembinaan siswa untuk menghubungi keluarganya. Nah dari situ ketahuan kalau ternyata Silvi ini juga tidak ada di rumah, ke orang rumah pamitan mau ke sekolah ternyata ke sekolah juga nggak ada," kata Firman.
Baca juga: Curhat via Medsos, Kakak-Adik Asal Sukabumi Bantah Hilang Diculik
Mengetahui informasi muridnya hilang, pihak sekolah tidak berdiam diri dan ikut membantu keluarga melakukan pencarian. Aden Abdulbasit bagian pembinaan siswa ikut melacak aktivitas anak didiknya itu.
"Saya mintai keterangan teman-teman dekatnya, lalu muncul keterangan jika Silvi ini sempat menjual perhiasan diantar teman-temannya seminggu sebelum hilang," ucap Aden.
Baca juga: Perempuan Kakak-Adik di Sukabumi Hilang, Sempat Ajak Ibu Berjihad
Aden mengaku kaget dengan adanya aktivitas pengajian luar sekolah yang dijalani Silvi bersama teman-teman sekolahnya. Dari catatan-catatan yang dibuatnya, Aden menyebut jika Silvi bertugas untuk mengajak teman-teman sekolahnya sementara mentor pengajian tersebut adalah Neng Vinda, kakak dari Silvi.
"Aktivitas pengajian itu dilakukan di luar sekolah, kami juga tahu setelah mendesak teman sekelasnya yang akhirnya bercerita. Saya mencatat semua keterangan mereka dalam satu buku, kata mereka materi pengajiannya juga nggak ada yang aneh," ujar Aden. (bbn/bbn)











































