PDIP-Golkar Koalisi di Pilkada Banjar, Ciamis dan Sumedang

PDIP-Golkar Koalisi di Pilkada Banjar, Ciamis dan Sumedang

Mochamad Solehudin - detikNews
Rabu, 16 Agu 2017 17:57 WIB
PDIP-Golkar Koalisi di Pilkada Banjar, Ciamis dan Sumedang
PDIP-Golkar sepakat berkoalisi untuk Pilkada di Ciamis, Sumedang dan Banjar. (Foto: Mochamad Solehudin)
Bandung - PDIP-Golkar sepakat berkoalisi di Kabupaten Ciamis, Kabupaten Sumedang dan Kota Banjar pada Pilkada serentak 2018 di Jabar. Pekan depan kedua partai ini berencana mengumumkan pasangan calon yang diusungnya.

Sekretaris DPD PDIP Jabar Abdy Yuhana menyatakan bila kesepakatan ini menjadi tindak lanjut dari hasil pertemuan sebelumnya. "Ada beberapa daerah Ciamis, Banjar, Sumedang yang diputuskan hari ini," kata Abdy usai pertemuan di Kantor DPD Golkar Jabar, Jalan Maskumambang, Kota Bandung, Rabu (16/8/2017).

Dia mengungkapkan bila tiga paket untuk tiga daerah ini akan mengusung paket pasangan dari kader Golkar dan PDIP. Untuk di Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar calon bupatinya dari Golkar dan wabupnya dari PDIP. Sementara di Kabupaten Sumedang calon bupatinya dari PDIP dan wabupnya dari Golkar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk nama siapa pasangan calon kita akan umumkan pekan depan. Ini merupakan hasil riset dan survei dari kedua belah pihak," ujar Abdy.

Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi memastikan paket pasangan untuk tiga daerah tidak akan diubah lagi. Kedua partai akan kembali membahas paket di sisa daerah lain dalam rapat rutin yang dilakukan oleh tim lima.

"Tiga daerah sudah selesai dan akan terus kita bahas untuk daerah lain," kata Dedi di tempat sama.

Dedi yakin dengan soliditas kedua partai yang dijalin sejak saat ini kemungkinan koalisi ini bisa merebut 14 kemenangan dari 16 kabupaten dan kota yang menggelar Pilkada serentak nanti. "Kita punya optimisme kalau kerja keras bisa 14 (daerah) atau mungkin 14,5 bisa lebih. Tapi komposisi sudah jelas," ucapnya.

Dalam sisa paket 13 daerah komposisi yang terbentuk sesuai hasil survei bisa merupakan pasangan Golkar-Golkar atau PDIP-PDIP dan komposisi keduanya. "Kami baru merekomendasikan paket partainya bukan nama calonnya. Nama nanti seiring keputusan, tapi kemungkinan dalam rapat berikutnya kita umumkan," tuturnya.

Meski sudah menetapkan paket, Dedi memastikan pihaknya tidak menutup pintu untuk partai lain bergabung sepanjang mendukung calon yang mereka usung. "Semuanya memiliki spirit keterbukaan kalau partai lain mendukung calon yang kami usung, kami terbuka. Sebanyak-banyaknya partai bergabung," kata Dedi. (bbn/bbn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads