detikNews
Selasa 15 Agustus 2017, 14:44 WIB

Bocah SD Meninggal Di Sekolah

Bocah Terduga Pelaku Kekerasan pada SR Dibina Negara Selama 6 Bulan

Syahdan Alamsyah - detikNews
Bocah Terduga Pelaku Kekerasan pada SR Dibina Negara Selama 6 Bulan Ibu korban/Foto: Syahdan Alamsyah
Sukabumi - DI, bocah SD kelas 2 yang diduga melakukan kekerasan terhadap temannya SR hingga meninggal, akhirnya diserahkan ke negara untuk menjalani pembinaan sosial. DI akan dipisahkan dari kedua orangtuanya untuk mendapat pengasuhan dan pendidikan dari Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) selama 6 bulan.

Hal itu merupakan keputusan dari proses diversi antara keluarga korban dan terduga pelaku yang dimediasi oleh kepolisian di Mapolsek Cibadak, Selasa (15/8/2017).

"Berdasarkan kajian tim diversi diputuskan bahwa DI atau yang dalam kasus kematian rekan sekelasnya Saeful Rohman disebut pelaku, diserahkan ke negara," jelas Budiana petugas Bapas kelas 1 Bandung, saat membacakan putusan.

Budiana menjelaskan keputusan itu mengacu kepada UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang peradilan anak. Selama 6 bulan atau lebih DI akan mendapat pengasuhan dan pendidikan oleh negara melalui LKSA dengan pendampingan dari LK3 (Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga) Kabupaten Sukabumi.

"Kita evaluasi, jika memang diperlukan pembinaan lanjutan terhadap DI oleh negara bisa diperpanjang enam bulan lagi," lanjutnya.

Sempat terjadi kegaduhan usai keputusan itu dibacakan, Adung (50) paman korban tiba-tiba jatuh pingsan usai berpelukan dengan ayah DI. Ijah (49) ibu kandung korban juga sempat meluapkan emosinya karena menganggap keluarga pelaku tidak pernah menunjukan penyesalan dan permintaan maaf secara terbuka kepada keluarganya.

"Sejak kejadian belum pernah ada perwakilan keluarga yang datang untuk meminta maaf, saya merasa tidak dihargai dengan sikap seperti itu," teriak Ijah, yang datang bersama Abdulrahim kakak tiri, Turki (60) ayah kandung dan Adung paman korban.

Beruntung peristiwa itu berhasil diredam, Kasatreskrim Polres Sukabumi AKP Dhoni Erwanto yang memimpin proses mediasi langsung menenangkan keluarga korban.


(ern/ern)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com