Bupati Purwakarta Borong Bendera yang Dijual Pasutri Lansia di Bandung

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Jumat, 28 Jul 2017 14:04 WIB
Foto: Pasutri Lansia penjual bendera di Jalan Surapati (Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Bandung - Pasangan suami istri Ocih (70) dan Salimin (94) kini bisa kembali lebih awal ke kampung halamannya di Leles, Kabupaten Garut. Bendera yang mereka jual, habis diborong Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.
Bupati Purwakarta Borong Bendera yang Dijual Pasutri Lansia di BandungFoto: Dony Indra Ramadhan

Dedi tidak datang langsung. Ia mengutus orang untuk datang ke tempat jualan pasutri lansia itu di Jalan Surapati, Kota Bandung, Jabar, Jumat (28/7/2017) selepas salat Jumat.

"Bapak tahu informasi ini dari berita. Begitu tahu, bapak meminta untuk mengecek langsung dan minta diborong semua barang dagangannya," ucap utusan Dedi, Lalam Martakusumah yang juga sekretaris Partai Golkar Purwakarta kepada detikcom di lokasi.

Baca Juga: Pengorbanan Pasutri Lansia Jualan Bendera Merah-Putih di Bandung

Menurut Lalam, diborongnya barang dagangan pasutri lansia ini bukan tanpa sebab. Menurutnya, Dedi menginginkan agar pasutri ini tidak perlu berjualan lagi dan meminta untuk beristirahat di kampung halamannya. Dedi memborong bendera tersebut mencapai Rp 10 juta.

"Bapak minta mereka untuk pulang. Kasihan capek. Apalagi usianya juga sudah tua. Jadi diborong biar mereka bisa istirahat. Nanti bendera-bendera ini mungkin akan dibagikan di sana," tuturnya.
Bupati Purwakarta Borong Bendera yang Dijual Pasutri Lansia di BandungFoto: Dony Indra Ramadhan

Lalam mengatakan, Dedi sendiri sempat berkomunikasi langsung dengan Ocih dan Salimin melalui sambungan telepon. Bahkan, Dedi sempat mengajak pasutri lansia itu makan bersama di Purwakarta.

"Tapi mereka tidak mau karena si Abahnya kurang sehat," ucapnya.

Sementara itu, mendapati barang dagangannya diborong, Ocih dan Salimin tak bisa menyembunyikan rasa senangnya. Keduanya terus tersenyum saat mengepak barang-barang yang diborong Bupati Purwakarta itu.

"Alhamdulilah ini rejeki Emak sama Abah dari Allah. Hatur nuhun (terima kasih)," ucap Ocih sambil mengusap wajahnya.

Ocih dan Salimin pun rencananya akan langsung pulang ke Garut. Ia ditemani oleh cucunya yang kebetulan datang.

"Mau langsung pulang saja. Nanti pakai bus pulangnya," kata dia. (avi/avi)