"Semua berjalan normal tadi setelah kejadian," ujar Dewi saat dihubungi melalui sambungan telepon oleh detikcom, Senin (17/7/2017).
Menurut Dewi sejumlah orang yang terlibat dalam aksi perusakan tersebut sebelumnya pernah bertemu dengannya untuk melakukan audiensi terkait PPDB. Dalam audiensi Dewi sudah menjelaskan jika pihaknya bukan sebagai penentu kebijakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Termasuk PPDB. Kami tidak membuat juknis apalagi memainkan aplikasi karena itu kewenangan provinsi. Kami juga tidak diberi akun dan kunci (PPDB). Kami hanya mengawasi, kalau terkait kebijakan sangat tidak mungkin," beber Dewi.
Terkait kerusakan, Dewi mengaku belum mengetahuinya secara detail. Pasalnya setiap Hari Senin dirinya selalu bertugas di Kota Bandung mulai dari Solat Subuh berjamaah bersama Gubernur Jabar hingga apel pagi di Kantor Disdik Jabar.
"Di Bandung itu kami harus menyampaikan apa saja yang telah dikerjakan selama seminggu. Dan pulang dari Bandung kami membawa tugas baru," katanya.
Disinggung soal tindakan hukum, Dewi mengaku belum berkoordinasi terlalu jauh terkait hal tersebut dengan jajaran Disdik Jabar. "Yang pasti kami serahkan semua permasalah hukum kepada aparat berwajib," tutup Dewi.
(avi/avi)











































