Salah seorang pengelola kolam renang Purbasari, Ade Komar (54) mengatakan, penurunan jumlah wisatawan yang mengunjungi kawasan wisata Cipanas ini terjadi sejak hari pertama libur Lebaran 2017.
"Karena kan sekarang banyak juga kawasan wisata yang aktif lagi, seperti Darajat dan kawasan wisata Gunung Papandayan. Ya jadi pengunjung ke sini (Cipanas) menurun hampir setengahnya," ungkap Ade kepada detikcom di sekitar kolam renang Purbasari, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, Minggu (2/7).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang ada peningkatan tapi gak seperti tahun lalu. Dengan hari-hari biasa juga tidak berbeda, selisihnya hanya 100 orang," ungkapnya.
Ade mengatakan, selain oleh semakin banyaknya tempat wisata di wilayah Garut, penurunan jumlah wisatawan tersebut juga karena buruknya fasilitas pendukung yang disediakan oleh pemerintah. Ade berharap, agar pemerintah mencarikan solusi terkait masalah ini.
"Jalannya meskipun bagus kan sempit. Sekarang tempat parkir untuk bus juga tidak tersedia. Ya seharusnya ada lahan yang disediakan khusus untuk parkir kendaraan besar. Itu juga kan salah satu upaya mencegah kemacetan, agar kendaraan tidak parkir sembarangan," pungkas Ade.
Kawasan wisata air panas Cipanas merupakan salah satu tempat wisata unggulan di Kabupaten Garut. Selain bisa berenang dalam air panas alami, di kawasan ini wisatawan juga bisa menikmati indahnya pemandangan Gunung Guntur yang berada di sebelah barat kawasan wisata.
(avi/avi)











































