Humas PT KAI Daop II Bandung Joni Martinus menjelaskan ratusan ribu penumpang tersebut merupakan pemudik yang berangkat dari sejumlah stasiun di DOP II dengan menggunakan kereta api utama (kelas ekonomis, bisnis, eksekutif) dan kereta api lokal Bandung Raya.
"Untuk penumpang yang diangkut dari H-10 sampai hari ini untuk kereta api utama ada sebanyak 131.614 orang. Ini naik 25 persen dibanding tahun lalu sebanyak 105.490 orang," kata Joni melalui pesan singkat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk puncak arus mudik di PT KAI Daop II, kata dia, terjadi pada H-7 lalu mencapai 63.734 penumpang. Jumlah ini meningkat dibanding H-7 Lebaran tahun 2016 lalu yang hanya 42.140 penumpang. "Puncak mudik di kita pada H-7," ujarnya.
Dia melanjutkan, dari lima stasiun yang berada di bawah kordinasi PT KAI Daop II, Stasiun Bandung menjadi stasiun yang paling banyak memberangkatkan penumpang sebanyak 164.908. "Stasiun Kiaracondong 86.368, Cicalengka 76.184, Rancaekek 45.953 dan Padalarang sebanyak 46.361," ucapnya.
(ern/ern)











































