Pria yang karib disapa Emil itu mengatakan, posko disediakan untuk menghindari kucing-kucingan antara Satpol PP dan PKL.
"Jadi saya minta dipasang Pos Satpol PP di area yang banyak PKL bermobil. Karena kalau gayanya kucing kucingan, saya kira nanti capek Satpol PP-nya," ujar Emil sapaan karib Ridwan Kamil, di Grand Hotel Panghegar, Kamis (15/6/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau PKL-nya hilang, Satpol PP-nya pergi, nanti ada lagi PKL-nya. Jadi sudah saya instruksikan untuk pasang pos di daerah Jalan Diponegoro. Mudah-mudahan dengan begitu bisa tertib selama Ramadan," ucapnya.
Selain itu, Emil juga akan mengecek apakah ada oknum aparat Satpol PP maupun kewilayahan yang mengambil pungutan kepada PKL. Saat penertiban Senin lalu, diduga ada oknum yang bermain pungli
"Nanti saya cek dulu kalau informasinya sepihak. Seharusnya tidak boleh. Da ngurus kota mah begitu, semua harus disiplin. Jadi kalau ada berita dari wartawan itu saya akan cek dan seharusnya tidak boleh atuh. Masa pemerintah ikut melegalisasi pelanggaran aturan. Nanti saya selidiki, saya tegur," tegasnya. (avi/ern)











































