Pemkab Subang Jamin Pembebasan Lahan Patimban Berjalan Lancar

Pemkab Subang Jamin Pembebasan Lahan Patimban Berjalan Lancar

Mochamad Solehudin - detikNews
Kamis, 08 Jun 2017 18:02 WIB
Pemkab Subang Jamin Pembebasan Lahan Patimban Berjalan Lancar
Area Pelabuhan Patimban. Foto: Kartika Sari Tarigan/detikcom
Bandung - Pemkab Subang menjamin pembebasan lahan untuk pembangunan Pelabuhan Patimban bisa berjalan lancar. Selain sudah mendapat dukungan masyarakat, dananya juga sudah disiapkan pemerintah pusat.

Bupati Subang Imas Aryumningsih menyatakan siap memfasilitasi berbagai hal yang dibutuhkan pemerintah pusat dalam pembebasan lahan proyek strategi nasional. Dia bahkan berani menjamin pembebasan lahan terbebas dari spekulan tanah.

"Kami sudah berembuk, tidak ada spekulan-spekulan. Appraisal menentukan berapa (yang harus dibayar), kami sudah siap (bantu)," kata Imas di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (8/7/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Imas mengungkapkan, sejauh ini pembebasan lahan masih terus berlangsung. Ada sekitar 120 kepala keluarga yang lahannya bakal dibebaskan. Bukan hanya itu, sebagian besar tanah masih berupa area sawah atau lahan kosong. Sehingga prosesnya bisa lebih mudah.

"Tidak banyak membebaskan rumah, pasti akan tinggi harganya. Paling ada juga banyak sawah yang diambil," ucapnya.

Untuk pembayarannya, Imas mengaku belum tahu kapan berlangsung. Tapi yang jelas pemerintah pusat bersama pihak investor telah menyiapkan dananya. "Saya juga belum tahu nanti jalan tolnya di sisi mana, koordinatnya di mana. Hanya kalau jalan masuk sudah ada dari dulu, tinggal memperbaiki saja," ujar Imas.

Wagub Jabar Deddy Mizwar membenarkan bila pemerintah sudah menyiapkan Rp 500 miliar. Dana tersebut bersumber dari APBN dan dari pihak investor JICA, Jepang.

"Itu buat pembebasan lahan," kata Deddy di tempat yang sama.

Dia menambahkan, di lapangan proses dan tahapan pembangunan masih terus berlanjut. Terutama dari sisi pelabuhannya. "Mudah-mudahan bisa cepat selesai. Saya kira ini 2019 awal sudah bisa beroperasi," ucap Deddy. (bbn/bbn)


Berita Terkait