detikcom mencoba menyambangi kediaman Bripka Ase di Kampung Buniwangi, RT 03 RW 14 Kelurahan Bojongherang, Kabupaten Cianjur. Di tempat itu berdiri sebuah bangunan pendidikan bernama TK Citra Mandiri yang seluruh muridnya ialah warga setempat.
Selain tiga pengajar, sehari-harinya ketika senggang Ase bersama istrinya, Supriatin, ikut mengajar di TK tersebut. "Sudah enam tahun, saat ini ada 20 anak yang sekolah di sini. Kalau lagi pengen mengajar saya ikutan ngajar, jadi seperti ngasuh anak lagi. Karena dua anak saya sekarang sudah besar dan sudah berkeluarga," ungkap Bripka Ase kepada detikcom, Rabu (31/5/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernikahan dengan sang istri, Ase dikaruniai dua orang anak bernama Elif Zaenal Muttaqin dan Resha Yuliani keduanya bekerja sebagai perawat di salah satu rumah sakit di Cianjur. Siswa didik yang bersekolah di TK yang dikelola Bripka Ase dibebani biaya bulanan yang terjangkau.
"Terpenting cukup untuk uang bulanan tiga pendidik di TK ini," ucapnya.
Baca juga: Cerita Warga Cipanas Saat Disemprit Bripka Ase Polisi 'Legendaris'
Hari ini TK milik Bripka Ase kedatangan rekan sejawatnya dari Unit Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) Satlantas Polres Cianjur. Mereka jadi guru istimewa dan memberikan mata pelajaran tentang lalu lintas. Suasana riang terasa dalam ruangan, saat anggota polantas itu memperagakan gerakan mengatur arus lalu lintas.
Sesekali Ase ikut tertawa bersama anak-anak didiknya, matanya tajam memeriksa beberapa sudut ruangan dan peralatan. "Meja dan sejumlah peralatan di tempat ini sudah usang, kayak meja ini sudutnya sudah tajam terpaksa saya tutup dulu menggunakan taplak panjang biar ga kena ke anak-anak. Inginnya saya ganti semuanya tapi belum ada rezeki," tutur Ase seraya tersenyum. (bbn/bbn)











































