Salah satu pemilik pabrik peci rumahan, Solehudin (48) mengatakan, kuantitas penjualan bertepatan Ramadan mengalami kenaikan. Dia menyebut, biasanya pendapatan bisnis peci hanya berkisar Rp 2 juta hingga Rp 3 juta.
"Bulan puasa ini bisa sampai 10 juta hingga 12 juta rupiah perbulan," kata Soleh kepada detikcom di pabrik peci miliknya, Kampung Somong, Desa Cintakarya, Samarang, Kabupaten Garut, Rabu (31/5/2017).
Perajin peci di Garut meningkatkan jumlah produksi saat momen Ramadan. Foto: Hakim Ghani |
Ia menambahkan, peci-peci diproduksi di pabriknya ini sudah merambah nusantara. Bahkan, peci asal Garut ini menjangkau pasar mancanegara.
"Ada yang dikirim ke India, Qatar, ke Arab Saudi juga. Enggak ada bedanya kalau soal kualitas, hanya dari unsur ketebalan saja. Peci yang diekspor biasanya lebih tipis karena permintaannya seperti itu," ungkapnya.
Selain peci polos, Soleh membuat peci aneka motif dan warna. Ia menjual satu peci kisaran Rp 15 ribu hingga Rp 50 ribu.
Peci buatan perajin asal Kabupaten Garut, Jawa Barat. Foto: Hakim Ghani |












































Perajin peci di Garut meningkatkan jumlah produksi saat momen Ramadan. Foto: Hakim Ghani
Peci buatan perajin asal Kabupaten Garut, Jawa Barat. Foto: Hakim Ghani