Sekertaris DPD PDIP Jabar Abdy Yuhana mengatakan sejak dibuka pendaftaran, baru Bupati Tasikmalaya UU Ruzhanul Ulum yang mengambil formulir pendaftaran. Meski begitu, UU belum resmi mendaftar.
"Yang mengambil formulir (pendaftaran) baru Bupati Tasikmalaya. Tapi sampai saat ini belum mengembalikan formulir," kata Abdy via telepon genggam, Senin (29/5/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tokoh-tokoh lain belum ada konfirmasi lagi. Kita tunggu saja sampai batas waktu terakhir," ujar Abdy.
Dia menuturkan berdasarkan mekanisme partai, masa pendaftaran akan diperpanjang apabila pada tahap pertama tidak ada yang mendaftar. Perpanjangan akan dilakukan selama 14 hari lagi.
Abdy menyebut dalam penjaringan, DPP PDI-P Jabar mencari kandidat yang memiliki aksesibilitas dengan masyarakat. Selain itu, juga memiliki visi dan gagasan yang baik untuk membangun Jabar.
"Popularitas, ketokohan itu tidak melalu menjadi faktor kemenangan Pilgub Jabar. Dua helatan (Pilgub) sebelumnya kami kalah, padahal kami unggul saat survei dengan sosok calon yang ada," tuturnya.
"Setelah dievaluasi, kami ingin Pilkada Jabar tahun ini ramai dengan beradu visi dan gagasan. Masyarakat nanti bisa menilai dan mengujinya dalam mengelola Jabar lewat gagasan seperti apa," ujar Abdy. (bbn/bbn)











































