Hal ini diungkapkan Aher, sapaan Heryawan, usai meresmikan Gedung Cabang Pelayanan Pendapatan Daerah (CPPD) Provinsi Wilayah Sukabumi 1 dan Majalengka di Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jabar, Jumat (26/5/2017). Ia menyebut, beragam aplikasi untuk para wajib pajak itu di antaranya Samsat Keliling, Samsat Outlet yang berada di mal, Samsat Gendong, Samsat Masuk Desa (Sadesa), E-Samsat, dan Sistem Informasi Pajak Online (Sipolin).
"Jumlah penunggak pajak sebelumnya mencapai angka empat juta orang. Setelah munculnya beragam aplikasi itu, sekarang mungkin tinggal dua jutaan lagi dan terus turun. Ini dampak positif hadirnya beragam kemudahan dalam membayar pajak," ungkap Aher didampingi Bupati Sukabumi Marwan Hamami dan Kepala Bapenda Jabar Dadang Suharto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah inovasi meningkatkan pelayanan kepada wajib pajak, menurut Aher, berdampak pada pendapatan daerah guna menunjang progres pembangunan, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.
"Nanti dampak yang akan dirasakan manfaatnya oleh pemilik kendaraan. Jalanan mulus, pembangunan merata dan banyak lagi, jadi sistem kekinian untuk para wajib pajak diharapkan bisa menggenjot sektor pendapatan," ujar Aher. (bbn/bbn)











































