Venue Eks PON Jabar di Sport Center Si Jalak Harupat Terbengkalai

Wisma Putra - detikNews
Kamis, 18 Mei 2017 14:13 WIB
Venue softball tak terawat. Foto: Wisma Putra
Venue softball tak terawat. Foto: Wisma Putra
Kabupaten Bandung - Venue bekas penyelenggaraan PON Jabar 2016 di kawasan Sport Center Si Jalak Harupat kondisinya memprihatinkan. Dari tujuh arena yang digunakan untuk pertandingan cabang olahraga (cabor) PON Jabar, venue softball tampak paling tidak terawat.

Pantauan detikcom di Sport Center Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (18/5/2017), gelanggang olahraga itu terbengkalai. Di area venue softball, hampir seluruh bagian pagar kawat di tribun barat dan timur yang digunakan untuk pemanasan pemain ini tumbuh tanaman rambat dan seputaran lapang muncul rumput ilalang.

Lalu cat dinding stadion terkelupas dan hampir kusam karena lama tak terpoles cat. Selain itu, drum air tergeletak di pinggir stadion. Suasana memprihatinkan lainnya juga terlihat di kolam renang yang digunakan untuk cabor polo air. Kondisi bagian dasar kolam dipenuhi lumut.

Venue Eks PON Jabar di Sport Center Si Jalak Harupat TerbengkalaiLantai kolam terdapat lumut. Foto: Wisma Putra

Rumput liar dibiarkan menghiasi ubin dan pagar pembatas di lapang panahan. Selain itu, sejumlah kursi lipat di stadion utama yang digunakan untuk laga final cabor sepak bola PON 2016 dalam keadaan rusak. Toilet di lorong ofisial dan di luar stadion itu tidak terawat secara baik.

Dari tujuh venue, hanya lima arena yang kini masih digunakan untuk latihan atau pertandingan, yaitu sepak bola, gymnasium, voli dalam ruangan, hockey dalam ruangan dan panahan. Usai penyelenggaraan PON Jabar, gelanggang polo air itu terakhir digunakan kejuaraan renang pada April lalu. Untuk lapangan softball belum digunakan sama sekali, baik keperluan latihan atau pertandingan.

Selain itu fasilitas umum di kawasan Sport Center Si Jalak Harupat tidak terurus baik dan terkesan kumuh. Hiasan taman ditutup menggunakan terpal dan digunakan untuk berdagang, kursi taman rusak, sepeda motor naik pedestrian, sampah berserakan dan neon box bertuliskan Stadion Si Jalak Harupat pecah berantakan. Bahkan dinding panjat tebing menjadi sasaran vandalisme.

Venue Eks PON Jabar di Sport Center Si Jalak Harupat TerbengkalaiSarana olahraga jadi sasaran aksi vandalisme. Foto: Wisma Putra

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung Ahmad Djohara mengatakan anggaran untuk perawatan seluruh venue di Sport Center Si Jalak Harupat sangatlah kecil dibandingkan Sport City Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan.

"Sekitar 400 juta rupiah. Untuk beli peralatan kebersihan juga sudah habis dan sangat jauh jika dibandingkan dengan Jakabaring," kata Adjo, sapaan Ahmad, kepada detikcom, belum lama ini.

Dia mengungkapkan, untuk pemanfaatan venue hockey, Dispora telah mendirikan akademi. Untuk softball, kata Adjo, karena jumlah atletnya minim dan gedungnya tidak ada aktiitas, maka jelas terlihat seperti tak terawat.

"Adanya SOTK baru kami, akan gabung marching band, paskibra dan paduan suara, mungkin kantor kegiatan akan difokuskan ke gedung itu. Bahkan kantor Dispora bisa saja dipindahkan ke sini," tuturnya.

Dalam waktu dekat, Dispora segera memulihkan kondisi di luar venue, karena saat ini masih terfokus pemeliharaan di dalam venue. Termasuk membersihkan rumput liar yang banyak terlihat, seperti di pedestrian dan lainnya.

Venue Eks PON Jabar di Sport Center Si Jalak Harupat TerbengkalaiNeon box bertuliskan Stadion Si Jalak Harupat pecah berantakan. Foto: Wisma Putra

Bupati Bandung Dadang M Naser menjelaskan kondisi rumput liiar yang tumbuh di venue sofball dan kawasan Sport Center Si Jalak Harupat karena di area tersebut belum dapat difungsikan maksimal usai perhelatan PON Jabar.

"Kami minta kepada cabor untuk membuat even kecil-kecilan antarpelajar di beberapa venue tersebut. Sport Center Si Jalak Harupat pengelolaan dan gedungnya milik pemda, ada juga alat yang masih milik cabor dan untuk venue softball buatlah bascamp di sana supaya ramai," kata Dadang.

Mengingat kawasan Sport Center Si Jalak Harupat masih dapat dibangun beberapa venue, tahun ini Pemkab Bandung akan mendirikan arena mini golf dan menembak. "Solusinya mini golf dekatkan dengan lokasi softball, supaya ramai digunakan bersatu. Gampang untuk menghilangkan rumput yang tumbuh, tinggal roundup juga habis," tutur Dadang.

Rumput liar dibiarkan tumbuh. Rumput liar dibiarkan tumbuh. Foto: Wisma Putra
(bbn/bbn)