Pemprov Jabar Tunjuk Paramitha Rusady Menjadi Duta Geopark Ciletuh

Mochamad Solehudin - detikNews
Jumat, 12 Mei 2017 16:18 WIB
Foto: Veynindia Esaloni Pardede
Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menunjuk Paramitha Rusady sebagai duta Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu. Artis senior ini ditunjuk untuk bisa lebih memerkenalkan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu kepada masyarakat.

Terlebih saat ini, Geopark Nasional tersebut sedang diusulkan menjadi UNESCO Global Geopark (UGG). Berbagai upaya sedang dan telah dilakukan Pemprov Jabar supaya Geopark Ciletuh-Palabuhanratu bisa lulus dan ditetapkan menjadi UGG di tahun ini.

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menyatakan dipilihnya Paramitha Rusady sebagai duta Geopark bukan tanpa alasan. Pertama Mitha sapaan Paramitha Rusady adalah orang Jawa Barat dan mengenal kondisi alam Jawa Barat, khususnya Palabuhanratu.

"Karena berbagai pertimbanganlah. Karena dia (Mitha) juga memang orang Jawa Barat, orang Sunda. Kemudian juga artis yang sudah dikenal dan mengenal alam ini," kata Deddy, dalam rilis yang diterima detik.com, Jumat (12/5/2017).

Dengan ditunjuknya Mitha sebagai duta Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, bisa membantu mempromosikan tentang keunggulan Geopark tersebut. "Kita harapkan (Mitha) bisa fasih berbicara tentang Geopark," ujarnya.

Sementara itu, Paramitha Rusady mengaku bangga ditunjuk sebagai duta Geopark Ciletuh-Palabuhanratu. Meski tugasnya berat tapi dia akan berusaha membantu untuk mengenalkan Geopark ini kepada masyarakat secara luas.

"Tugas yang harus saya emban ini cukup berat karena saya harus menyuarakan, mengumandangkan, dan menyukseskan bagaimana wisatawan untuk datang kemari (Geopark Ciletuh-Palabuhanratu)," katanya.

Dia mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama memperkenalkan Geopark yang sedang tahap penilaian UNESCO ini. Karena menurutnya, banyak sekali kekayaan alam, seni dan budaya di Ciletuh-Palabuhanratu yang belum diketahui masyarakat.

"Saya merasa terpanggil dan senang sekali untuk bisa menyuarakan tentang Geopark Nasional di Ciletuh-Palabuhanratu," ujarnya. (ern/ern)