Perusakan Kantor Ormas di Sukabumi tidak Terkait Laporan Korupsi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Jumat, 05 Mei 2017 17:37 WIB
Kantor LSM Kompak di Kota Sukabumi yang dirusak sekelompok orang. Foto: Syahdan Alamsyah
Sukabumi - Sejumlah orang merusak kantor ormas di Sukabumi. Motif dan siapa pelakunya belum terungkap. Pengurus LSM Komite Masyarakat Pengawal Konstitusi (Kompak) menegaskan, kasus perusakan ini tidak ada kaitannya dengan sikap mereka yang kerap melaporkan dugaan korupsi di wilayah Kota Sukabumi.

LSM Kompak menduga perusakan itu dipicu adanya gesekan anggotanya dengan pihak lain. "Ada anggota kita ikut salah satu kelompok pedagang yang terlibat gesekan dengan pedagang lainnya di pasar. Hal itu jadi merembet ke organisasi, persoalan itu sudah selesai, namun ada buntutnya dan berujung kepada aksi perusakan (kantor LSM Kompak) kemarin malam," kata Ketua LSM Kompak Kota Sukabumi Dian Adriana di kantor LSM Kompak, Jalan Baru Lingkar Selatan, Kecamatan Cibereum, Kota Sukabumi, Jabar, Jumat (5/5/2017).

Baca juga: Kantor Ormas di Sukabumi Dirusak Sekelompok Orang Tak Dikenal

LSM Kompak selama ini getol menyoroti penyimpangan berkaitan dugaan korupsi. Bahkan mereka melaporkan sejumlah temuannya kepada institusi penegak hukum di Kota Sukabumi.

"Enggak ada kaitannya perusakan ini dengan laporan-laporan dugaan korupsi yang kami soroti," ucap Dian menegaskan.

Baca juga: Perusakan Kantor Ormas di Sukabumi, Polisi Temukan Golok Dan Batu

Dian menyebut, organisasinya ini memang tidak disukai sejumlah pihak terkait dugaan pelanggaran pada proses pembangunan Pasar Pelita Kota Sukabumi. Namun Dian enggan mengaitkan hal itu dengan aksi sekelompok orang yang merusak markasnya.

Bukan kali pertama kantor LSM Kompak menjadi sasaran amarah orang. "Sudah beberapa kali kantor kita dirusak, yang semalam itu keempat kalinya. Dulu pernah kejadian perusakan dan sasarannya juga kaca kantor dirusak," ujar Dian.

Berkaitan kasus perusakan, Dian mengatakan empat anggotanya sudah dipanggil aparat kepolisian untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Saat peristiwa itu terjadi, sambung dia, empat anggota yang sedang berada di dalam ruangan kantor.

"Ada empat orang sedang berjaga di sekretariat, mereka tidak berani keluar karena mereka yang datang lebih dari 15 orang, empat anggota kami itu sudah dimintai keterangan oleh polisi," ucap Dian.

Polisi belum memberikan jawaban soal perkembangan penanganan kasus ini. Kasatreskrim Polres Sukabumi AKP Devi Farsawan belum merespons saat dikonfirmasi detikcom via pesan singkat.

Sekelompok orang tak dikenal merusak kantor LSM Kompak di Kampung Gunung Karang, Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibereum, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Akibat peristiwa ini belasan kaca jendela bagian depan kantor pecah. Informasi dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.20 WIB, Kamis (4/5/2017). (bbn/bbn)