Tolong! Korban Banjir Bandang di Ciwidey Butuh Pakaian

Tolong! Korban Banjir Bandang di Ciwidey Butuh Pakaian

Wisma Putra - detikNews
Kamis, 04 Mei 2017 13:42 WIB
Tolong! Korban Banjir Bandang di Ciwidey Butuh Pakaian
Foto: Dokumen SAR Gabungan Jawa Barat
Kabupaten Bandung - Bantuan bagi korban banjir bandang di Kecamatan Ciwidey dan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Jabar, mulai berdatangan. Selain makanan dan minuman, warga membutuhkan pakaian.

Pemkab Bandung sudah meninjau dan memberikan bantuan langsung ke lokasi bencana tersebut. "Pertama kami siapkan ialah evakuasi dengan dilakukan pendataan korban dan kebutuhannya. Dilanjutkan dengan memberikan bantuan sembako, logistik, alat sekolah dan lainnya," kata Wakil Bupati Bandung Gungun Gunawan di Kampung Kaum Kidul Barat, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jabar, Kamis (4/5/2017).

Selain Pemkab Bandung, jajaran Polres Bandung turut menyalurkan bantuan berupa mi instan dan air mineral untuk para warga. Pemberian bantuan tersebut diberikan langsung oleh personel Dalmas Polres Bandung kepada warga terdampak banjir bandang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini bentuk perhatian Polres Bandung kepada korban banjir," kata Kabag Ops Kompol Widi Setiawan, melalui keterangan tertulisnya.

Baca juga: Kisah Warga Ciwidey Loloskan Diri saat Banjir Bandang Sapu Rumah

Hingga siang ini aneka bantuan terus mengalir dari berbagai yayasan kemanusiaan, perusahaan perbankan dan perorangan ke dua kecamatan tersebut. Salah satu warga Kampung Kaum Kidul, Yana Supriatna (45), berharap mendapatkan bantuan pakaian laik pakai.

Sebab, ia beserta keluarga dan warga lainnya sangat membutuhkan pakaian, mengingat baju dan celana milik mereka terbawa arus banjir bandang.

"Saya dan keluarga butuh pakaian, seperti baju celana. Soalnya seluruh pakaian terbawa hanyut ke aliran sungai. Rumah saya juga hanyut," ujar Yana.

Tolong! Korban Banjir Bandang di Ciwidey Bandung Butuh PakaianFoto: Wisma Putra

Dia mengaku hanya memiliki baju celana yang dipakai saja, begitupun istri dan anaknya. "Saya belum mendapatkan bantuan. Pakaian yang tersisa, ya tinggal yang nempel di badan saja," ucap Yana.

Serupa diungkapkan Ruskawan (53). Ia dan keluarganya tak sempat menyelamatkan pakaian dan barang berharga lainnya saat rumahnya ambruk serta hanyut diterjang banjir bandang.

"Ya cuma ini saja," kata Ruskawan sambil memegang kaus warna abu.

Di Kecamatan Ciwidey tercatat sejumlah bangunan rusak akibat banjir bandang yang terdiri 18 rumah dan 1 masjid, untuk Kecamatan Pasirjambu terdata 9 rumah rusak. Para korban yang rumahnya rusak, kini tinggal bersama sanak keluarga dan kediaman tetangganya. (bbn/bbn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads