Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa menyatakan pada Maret lalu progresnya baru 65 persen dan April naik menjadi 71,042 persen.
Menurut laporan dari PT Citra Marga Lintas Jabar (CMLJ) selaku kontraktor, kata Iwa, masih ada kendala di lapangan dalam pembangunan jalan tol sepanjang 10,55 Km ini. Seperti masalah lahan, pembangunan masjid pengganti, masalah lahan dan masalah cuaca.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami inginnya Soroja ini bisa cepat selesai, tapi fenonema di lapangan tidak mudah," kata Iwa, saat dihubungi, Rabu (3/5/2017).
Untuk anggaran, menurut Iwa, sejauh ini tidak ada masalah. Saat ini yang menjadi masalah adalah kendala teknis di lapangan. "Makanya semua pihak harus duduk bersama bahwa Soroja untuk kepentingan bersama," ujarnya.
Pihaknya mendorong badan usaha dan dua rekanan yang ikut mengerjakan pembangunan tol tersebut untuk mengebut proses pembangunan. "Selain itu, kami juga melakukan langkah kordinasi lanjutan soal pembebasan lahan yang tinggal sedikit lagi," katanya. (ern/ern)











































