Insiden maut ini terjadi Senin (1/5) kemarin. Jasad Abdul ditemukan di pantai tersebut pada Selasa (2/5/2017). Abdul berdomisili di Kampung Cikatulampa, RT 04 RW 03, Desa Sukatani, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jabar.
Informasi dihimpun detikcom, korban terseret ombak saat melakukan swafoto di atas karang dengan posisi membelakangi ombak. "Korban terseret ombak pada Senin kemarin. Menurut saksi mata yang melihat kejadian itu, korban nekat berfoto selfie di atas karang, kemudian ombak datang dan langsung menyeret korban ke tengah," kata Komandan Pos SAR Basarnas Sukabumi Aulia Solihanto via telepon kepada detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim SAR gabungan lalu bergerak menuju lokasi dan berusaha melakukan evakuasi, namun karena kondisi ombak tinggi dan posisi pantai banyak karang menyulitkan proses pencarian.
"Akhirnya pagi tadi jam sembilan, tubuh korban ditemukan terjepit karang dengan posisi badan 'terhisap' pasir di antara karang. Sementara kaki korban berada di atas, khawatir tubuh korban terseret kembali, Tim SAR berinisiatif mengikat kaki korban menggunakan tali," tutur Aulia.
Menurut Aulia, proses evakuasi memakan waktu lama karena posisi ombak tidak bersahabat dan membahayakan nyawa personil yang melakukan evakuasi. Sampai akhirnya Tim Vertical Rescue dilibatkan untuk mengangkat tubuh korban dari jepitan karang.
"Jadi kondisi air laut ekstrem dan tidak menentu, kadang tiba-tiba pasang kadang surut hempasan ombak juga cukup kuat. Akhirnya tim dari Vertical Rescue membentangkan tali diantara tebing yang diikatkan ke tubuh anggota SAR saat menarik korban dari jepitan karang," ujar Aulia.
Pada pukul 17.00 WIB, jasad Abdul berhasil ditarik dari jepitan karang dan diserahkan kepada keluarganya. Selain Basarnas dan Vertical Rescue, unsur yang terlibat proses evakuasi antara lain Polsek Surade, BPBD Kabupaten Sukabumi, relawan ACT, relawan OCC, Pol PP Kecamatan Cibitung, keluarga korban, dan nelayan. (bbn/bbn)











































