Swafoto Berujung Maut, Abdul Mengambang Terjepit Karang

Swafoto Berujung Maut, Abdul Mengambang Terjepit Karang

Syahdan Alamsyah - detikNews
Selasa, 02 Mei 2017 20:30 WIB
Swafoto Berujung Maut, Abdul Mengambang Terjepit Karang
Tim penyelamat berupaya mengevakuasi jasad Abdul. Foto: istimewa
Kabupaten Sukabumi - Abdul Fatah (20) tewas mengambang terjepit di perairan Pantai Cicaladi Karang Bolong, Kabupaten Sukabumi, Jabar. Pemuda tersebut diterjang ombak saat swafoto.

Insiden maut ini terjadi Senin (1/5) kemarin. Jasad Abdul ditemukan di pantai tersebut pada Selasa (2/5/2017). Abdul berdomisili di Kampung Cikatulampa, RT 04 RW 03, Desa Sukatani, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jabar.

Informasi dihimpun detikcom, korban terseret ombak saat melakukan swafoto di atas karang dengan posisi membelakangi ombak. "Korban terseret ombak pada Senin kemarin. Menurut saksi mata yang melihat kejadian itu, korban nekat berfoto selfie di atas karang, kemudian ombak datang dan langsung menyeret korban ke tengah," kata Komandan Pos SAR Basarnas Sukabumi Aulia Solihanto via telepon kepada detikcom.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan keterangan Agus (28), saksi mata yang juga teman Abdul, ia sempat beberapa kali mengingatkan korban agar berhati-hati lantaran saat itu posisi ombak meninggi. "Sudah diingatkan, namun diabaikan oleh korban," kata Aulia.

Tim SAR gabungan lalu bergerak menuju lokasi dan berusaha melakukan evakuasi, namun karena kondisi ombak tinggi dan posisi pantai banyak karang menyulitkan proses pencarian.

"Akhirnya pagi tadi jam sembilan, tubuh korban ditemukan terjepit karang dengan posisi badan 'terhisap' pasir di antara karang. Sementara kaki korban berada di atas, khawatir tubuh korban terseret kembali, Tim SAR berinisiatif mengikat kaki korban menggunakan tali," tutur Aulia.

Menurut Aulia, proses evakuasi memakan waktu lama karena posisi ombak tidak bersahabat dan membahayakan nyawa personil yang melakukan evakuasi. Sampai akhirnya Tim Vertical Rescue dilibatkan untuk mengangkat tubuh korban dari jepitan karang.

"Jadi kondisi air laut ekstrem dan tidak menentu, kadang tiba-tiba pasang kadang surut hempasan ombak juga cukup kuat. Akhirnya tim dari Vertical Rescue membentangkan tali diantara tebing yang diikatkan ke tubuh anggota SAR saat menarik korban dari jepitan karang," ujar Aulia.

Pada pukul 17.00 WIB, jasad Abdul berhasil ditarik dari jepitan karang dan diserahkan kepada keluarganya. Selain Basarnas dan Vertical Rescue, unsur yang terlibat proses evakuasi antara lain Polsek Surade, BPBD Kabupaten Sukabumi, relawan ACT, relawan OCC, Pol PP Kecamatan Cibitung, keluarga korban, dan nelayan. (bbn/bbn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads