Sebanyak enam sekolah itu salah satunya SMPN 1 Garut. Tercatat 394 siswa secara bergantian mengikuti UNBK yang terbagi menjadi tiga kelompok.
Pihak sekolah menyiapkan 134 unit komputer dan belasan laptop yang disimpan di tiga ruang ujian. Selain itu, pengelola SMPN 1 Garut memasang kamera CCTV guna memantau jalannya UNBK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menambahkan, pihak sekolah sudah mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan-gangguan saat berlangsungnya UNBK. "Alhamdulillah kami kerja sama dengan PLN, sudah kirimkan surat resmi, disiapkan juga genset kalau aliran listriknya mati," tuturnya.
Kabid SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Garut Totong menjelaskan sebanyak 1.269 siswa dari enam SMP telah mengikuti UNBK tahun ini. Dari jumlah 368 SMP di Garut, hanya enam sekolah yang menggelar UNBK.
"Untuk yang UNBK ini lima SMP negeri serta swasta dan satu Mts. Kami menargetkan di tahun 2019 mendatang seluruh SMP sederajat di Garut akan melaksanakan UNBK," kata Totong di kantor Disdik Garut, Jalan Pembangunan.
Ujian nasional untuk jenjang SMP berlangsung 2-8 Mei 2017. Hari ini peserta ujian mengerjakan materi pelajaran Bahasa Indonesia. (bbn/bbn)










































