Saksi mata mengatakan mobil tersebut melaju dari arah Tarogong Kidul ke arah Barat menuju Kecamatan Samarang, namun saat melintas di wilayah Kampung Cilimus mobil tersebut mengeluarkan asap dan terbakar.
"Dari arah Tarogong ke Samarang tadi, awalnya berasap dulu terus ada suara ledakan dan api keluar dari belakang mobil," kata salah seorang saksi mata Ari Maulana (16) kepada detikcom di Jalan Raya Samarang, Senin (1/5/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kelihatan jelas dari luar sedang merokok, waktu udah lewat dari posisi saya, mobil itu langsung terbakar," katanya.
Api yang dengan cepat membesar membuat mobil hangus terbakar. Beruntung 3 unit mobil pemadam kebakaran yang datang ke lokasi dengan cepat memadamkan api sebelum merembet ke halaman rumah warga yang berada di samping mobil.
Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP dan memberi garis polisi disekitar mobil yang terbakar. Setelah ditelusuri, polisi menemukan enam buah jeriken bensin yang telah meleleh di bagian belakang mobil.
"Kita temukan enam buah jeriken yang sudah meleleh di belakang mobil," ungkap Panit Lakalantas Polsek Tarogong Kidul, Ipda Soleh kepada wartawan di Jalan Raya Samarang, Senin (1/5/2017).
Berdasarkan keterangan keluarga, kata Soleh, jeriken tersebut berisi bensin untuk dijual eceran.
"Menurut keterangan keluarga jeriken tersebut berisi 180 liter bensin pertalite untuk pom mini," pungkas Soleh.
Beruntung tidak ada korban jiwa atas kejadian ini, namun sopir mengalami luka bakar di bagian punggung dan kedua tangannya. Ali pun kini dilarikan ke puskesmas terdekat untuk dilakukan penanganan pertama. (avi/avi)











































