Begini Penampakan Pos Polisi di Cikapayang Bandung yang Dirusak Massa

Begini Penampakan Pos Polisi di Cikapayang Bandung yang Dirusak Massa

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Senin, 01 Mei 2017 16:36 WIB
Begini Penampakan Pos Polisi di Cikapayang Bandung yang Dirusak Massa
Foto: Pos Polisi di Taman Cikapayang yang Dirusak (Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Bandung - Pos polisi milik Satlantas Polrestabes Bandung di Taman Cikapayang dirusak, Senin (1/5/2017). Kaca di pos polisi tersebut pecah. Begini penampakannya.

Berdasarkan pantauan detikcom, kerusakan di pos polisi yang berlokasi di Jalan Ir. H Juanda (Dago) itu cukup parah. Tiga kaca yang menghadap ke jalan raya pecah diduga dilempar batu. Pecahan kaca berserakan di depan pos polisi tersebut.

Sementara itu, tembok pos polisi juga dicorat-coret. Pelaku menuliskan kata 'Jinx' dengan cat semprot berwarna ungu. Tulisan berada di tembok bawah dan tembok atas pos polisi tersebut.
Begini Penampakan Pos Polisi di Cikapayang Bandung yang Dirusak MassaFoto: Dony Indra Ramadhan


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain merusak pos polisi, pelaku juga merusak seng yang digunakan untuk menutup proyek revitalisasi Taman Cikapayang. Seng tersebut roboh sehingga pekerja harus memperbaiki.

Begini Penampakan Pos Polisi di Cikapayang Bandung yang Dirusak MassaFoto: Dony Indra Ramadhan

Salah seorang pekerja proyek revitalisasi Taman Cikapayang, Budi Ariansyah (40) mengatakan, pelaku perusakan berkelompok. Mereka datang ke Taman Cikapayang berjalan kaki dan langsung melakukan perusakan.

"Tadi banyak banget yang datang dari arah Gedung Sate. Ada sampai 300 orang yang ke sini," kata Budi Ariansyah (40) pekerja proyek revitalisasi Taman Cikapayang.

Budi mengatakan, sekelompok orang tersebut rata-rata menggunakan pakaian serba hitam dan memakai kain penutup muka.

"Mereka langsung kabur ke arah atas (Dago)," katanya.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus perusakan tersebut.

"Pelaku saat ini masih dalam penyelidikan," katanya.



(avi/avi)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini