Aksi Saling Kejar Pemotor Diwarnai Tembakan Kagetkan Warga Cibadak

Aksi Saling Kejar Pemotor Diwarnai Tembakan Kagetkan Warga Cibadak

Syahdan Alamsyah - detikNews
Jumat, 28 Apr 2017 15:35 WIB
Aksi Saling Kejar Pemotor Diwarnai Tembakan Kagetkan Warga Cibadak
Warga tunjukkan helm pemotor yang dikejar/Foto: Syahdan Alamsyah
Sukabumi - Suara tembakan dan aksi saling kejar antar pemotor menghebohkan warga di Kampung Pamuruyan, RT 01 RW 01 Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Warga menduga aksi itu dilakukan anggota polisi yang tengah mengejar pelaku kejahatan.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.45 WIB, Jumat (28/4/2017) itu disaksikan sejumlah warga dan tukang ojek di sekitar lokasi. Pemotor yang dikejar oleh pemotor lainnya terlihat gugup dan ketakutan lalu meloncat ke dalam sungai tidak jauh dari lokasi kejadian.

"Saya sedang di warung lalu terdengar suara ledakan sebanyak 2 kali. Tidak lama muncul dua orang bawa motor saling kejar, saya dan teman berusaha mencegat. Pemotor yang posisinya di depan malah ngelemparin helm lalu lompat ke sungai," kata Ajum (60) salah seorang warga di lokasi kejadian kepada wartawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga sempat melakukan pencarian, namun orang misterius itu tidak ditemukan. Orang yang melakukan pengejaran juga pergi setelah mengamankan motor yang ditinggalkan pemotor yang meloncat ke sungai.

"Dugaan kami yang ngejar itu polisi, tapi pakai pakaian bebas bukan seragam. Ciri-ciri orang yang loncat ke sungai memakai kaos hitam, celana hitam pendek dan tas selempang. Tingginya kurang lebih 160 centimeter," ulas Ajum.

Saksi peristiwa itu tidak hanya Ajum, Aji Suwaji (43), masih warga setempat juga mengaku melihat kejadian itu. Saat kejadian dia tengah memperbaiki atap rumah sampai ketika muncul dua pemotor yang saling berkejaran.

"Sempat ada tembakan dua kali, pemotor yang di depan sempat dipepet sampai jatuh oleh pemotor yang berboncengan di belakang. Berhasil meloloskan diri dan terus berlari, saat itulah pemotor yang di belakang mengeluarkan senjata dan dua kali mengeluarkan tembakan ke atas," tutur Aji.

Dihubungi terpisah, Kasatreskrim Polres Sukabumi AKP Doni Erwanto mengaku belum mengetahui peristiwa itu. "Di (lokasi) Pamuruyan ya, coba nanti kita cek ke anggota. Aku belum monitor," singkatnya.

(ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads