Simulasi Gempa, Gedung Sate Terbakar dan Pegawai Selamatkan Diri

Simulasi Gempa, Gedung Sate Terbakar dan Pegawai Selamatkan Diri

Mochamad Solehudin - detikNews
Rabu, 26 Apr 2017 12:13 WIB
Simulasi Gempa, Gedung Sate Terbakar dan Pegawai Selamatkan Diri
Foto: Simulasi Kebakaran Gedung Sate (Mochamad Solehudin/detikcom)
Bandung - Gedung Sate diguncang gempa hingga berkekuatan 7 skala richter. Puluhan pegawai di lingkungan Gedung Sate langsung berlarian menyelamatkan diri sesaat setelah mendengar suara sirine sebagai tanda bahaya. Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar juga ikut dievakuasi ke lokasi yang aman.

Suasana terasa menegangkan. Rasa panik juga begitu terlihat dari raut wajah pegawai dan tamu yang sedang berada di Gedung Sate. Mereka langsung diperintahkan untuk berkumpul di titik aman yang telah disiapkan, yakni di sisi timur, barat, dan utara halaman Gedung Sate.

Tidak lama setelah itu, gempa susulan berkekuatan 6,7 skala richter kembali mengguncang Gedung Sate. Gempa susulan ini menyebabkan kebakaran di Gedung Setda A yang berada di area Gedung Sate.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Regu penyelamat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Kota Bandung, serta petugas kemanan dalam Gedung Sate langsung mengamankan dan melakukan evakuasi. Karena diketahui terdapat pegawai dan tamu yang berada di Gedung Sate belum berkumpul di titik aman.

Satu persatu ruangan di area Gedung Sate diperiksa untuk mencari korban. Kemudian petugas BPBD dan petugas keamanan dalam Gedung Sate melakukan evakuasi kepada para korban.

Suasana itu berlangsung sekitar 70 menit yang menjadi bagian dari simulasi kesiapsiagaan bencana nasional. Kegiatan simulasi ini dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia.

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menilai penting acara simulasi seperti ini. Apalagi Jawa Barat menjadi daerah dengan potensi bencana cukup tinggi. Mulai dari gempa bumi, banjir, longsor dan bencana lainnya.

"Saya kira perlu (simulasi seperti ini) jangan sampai terlena," kata dia saat menghadiri simulasi bencana, di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (26/4/2017).

Melalui simulasi ini juga untuk mengingatkan masyarakat agar lebih siap bila terjadi bencana. Selain itu simulai ini bisa melatih sumber daya manusia (SDM) di BPBD dalam menggunakan alat-alat yang ada. "Jangan ada alat tapi tidak bisa digunakan (oleh SDM)," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Jawa Barat Dicky Saromi menyatakan, simulasi ini diselenggarakan di seluruh wilayah Jawa Barat. Selain itu simulasi ini juga untuk memeringati lahirnya UU Nomor 24/2007 tentang penanggulangan bencana.

"Kita memilih Gedung Sate karena ini kan pusat pemerintahan. Satu instalasi yang sangat strategis apabila terjadi bencana. Nah memang bencana itu kita tidak harapkan tapi juga tidak bisa kita tolak bahwa kita siap siaga. Itu yang kita lakukan saat ini," ucapnya.

(ern/ern)


Berita Terkait