Kapolda Jabar Larang Buruh Blokir Jalan dan Anarkis Saat May Day

Kapolda Jabar Larang Buruh Blokir Jalan dan Anarkis Saat May Day

Syahdan Alamsyah - detikNews
Rabu, 26 Apr 2017 11:35 WIB
Foto: Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan (Syahdan Alamsyah/detikcom)
Bandung - Kapolda Jawa Barat Irjen (Pol) Anton Charliyan melarang peringatan May Day di wilayah hukum Polda Jabar diwarnai sweeping dan blokir jalan pada 1 Mei mendatang. Anton berharap penyampaian aspirasi oleh buruh dilakukan dengan cara-cara yang santun.

"Silahkan demonstrasi karena aksi dijamin undang-undang, namun aksi yang damai dan santun apalagi di wilayah Jabar. Tidak perlu unjuk kekuatan atau pressure kepada siapa pun juga yang penting pesannya sampai, kedua belah pihak baik pengusaha maupun buruh harus saling mengerti karena situasi kondisi ekonomi saat ini sedang menurun," kata Anton didampingi Kapolres Sukabumi AKBP M Ngahib disela kunjungannya ke Mapolres Sukabumi, sekitar pukul 09.30 WIB, Rabu (26/4/2017).

Anton juga berharap peserta aksi May Day tidak memaksakan buruh atau rekannya yang lain untuk turun memblokir jalan-jalan dan bertindak anarkis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya Kapolda Jabar bersama jajaran akan bertindak tegas apabila ada pemblokiran jalan, mari kita bangun demokrasi ini dengan demokrasi yang berkualitas demokrasi yang santun bukan dengan demokrasi yang ingin memaksakan kehendak," lanjut Anton.

Untuk pengamanan khusus peringatan May Day nanti, Anton menyebut sudah menyiapkan diatas 3000 personil di wilayah hukum Polda Jabar. "Aksi preventif dan tindakan hukum secara tegas akan kita lakukan jika ada pelanggaran hukum saat pelaksanaan aksi nanti," tutupnya.

Anton Charliyan melakukan kunjungan kerja ke Mapolres Sukabumi didampingi sang istri Ajeng Anton Charliyan. Selain menggelar acara bakti sosial Anton juga melihat pelaksanaan program Promoter yang sudah dijalankan. (avi/avi)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads