Polrestabes Siap Amankan Aksi Buruh dari Luar Bandung

Polrestabes Siap Amankan Aksi Buruh dari Luar Bandung

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Selasa, 25 Apr 2017 14:52 WIB
Foto: Baban Gandapurnama-detikcom
Bandung - Polrestabes Bandung mengantisipasi serbuan'kelompok buruh dari luar Kota Bandung yang akan melakukan aksi unjuk rasa dalam peringatan hari buruh sedunia atau Mayday yang jatuh pada Senin 1 Mei 2017 di Kota Bandung. Polisi siap mengamankan jalannya peringatan Mayday.

"Meskipun sudah ada imbauan dari Menteri tenaga kerja untuk tidak unjuk rasa, tetapi tidak menutup kemungkinan akan ada kelompok buruh yang melakukan unjuk rasa terutama yang berasal dari luar Kota Bandung," ucap Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Selasa (25/4/2017).

Menurut Hendro, antisipasi 'serbuan' buruh dari luar Kota Bandung dilakukan mengingat kelompok buruh dari Kota Bandung sudah sepakat tidak akan melakukan unjuk rasa saat Mayday. Kesepakatan dilakukan seusai Polrestabes Bandung menggelar pertemuan dengan perwakilan buruh se-Kota Bandung pada Kamis (20/4) lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk kelompok buruh di Kota Bandung telah bersepakat mengadakan syukuran dan panggung gembira sesuai imbauan menteri. Sehingga, buruh di Kota Bandung tidak akan unjuk rasa," katanya.

Polisi tidak akan melarang kelompok buruh dari luar Kota Bandung melakukan unjuk rasa. Namun, kata Hendro, ia meminta agar kelompok buruh berunjuk rasa sesuai aturan.

"Kita tidak akan melarang aksi unjuk rasa, itu hak mereka. Tetapi, harus ada pemberitahuan terlebih dahulu ke kita sebelumnya,"

Sejauh ini, kata Hendro, pihaknya belum menerima pemberitahuan adanya aksi unjuk rasa dari kelompok buruh di luar Kota Bandung yang biasanya dipusatkan di Gedung Sate, Kota Bandung. Meski begitu, Polrestabes Bandung tetap bersiaga untuk mengawal peringatan Mayday di Kota Bandung.

"Konsep pengamanannya nanti dari titik kumpul sampai ke objek acara. Intinya kita siap mengawal kegiatan itu sampai selesai," ujarnya.

Pihaknya mengimbau agar buruh tetap kondusif selama menggelar aksi unjuk rasa termasuk melarang adanya aksi sweeping. Polisi tak segan akan menindak oknum buruh yang melakukan tindakan melawan hukum.

"Kalau ada yang melakukan tindakan melawan hukum, pastinya kita akan menindak sesuai prosedur yang berlaku," tutur Hendro.

Sementara itu dihubungi melalui telepon, Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 92, Hermawan membenarkannya. "Berdasarkan kesapakatan forum, untuk Kota Bandung ada kegiatan dari mulai jalan sehat, pagelaran seni, sampai pelayanan kependudukan lainnya," ujar Hermawan.

Semua kegiatan akan berpusat di Kantor Disnaker Kota Bandung, Jalan Martanegara, Kota Bandung pada Minggu 30 April 2017.

Sementara untuk tanggal 1 Mei, kata dia, para buruh di Kota Bandung akan melakukan kegiatan sesuai agenda masing-masing serikat buruh. SBSI 92 sendiri, kata Hermawan, sebagian anggota akan turun ke jalan dan sebagian anggota lainnya akan berangkat ke Jakarta melakukan unjuk rasa.

"Kalau turun ke jalan, kita sifatnya hanya partisipasi saja, bergabung dengan yang lainnya," kata dia.

(ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads