Sebelum dimakamkan, almarhum yang pernah menjadi ajudan Wakil Presiden Jusuf Kalla tahun 2004 lalu ini disemayamkan terlebih dahulu di rumah duka, di Jalan Martanegara, Kota Bandung. Kemudian disolatkan dan dilakukan prosesi pelepasan jenazah, di Sekolah Staf dan Komando, Jalan Martanegara, Kota Bandung, Jumat (21/4/2017).
Jenazah kemudian dibawa ke Taman Makam Pahlawan untuk dimakamkan. Prosesi pemakaman dilakukan secara militer yang dipimpin oleh Wakil Gubernur Lemhanas RI, Marsdya TNI Bagus Purhito. Para kerabat dan keluarga telah berada di lokasi untuk mengikuti prosesi pemakaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Mochamad Solehudin |
Suasana hari begitu terasa. Istri almarhum Pansy Tribuana K, terlihat tidak berhenti meneteskan air mata. Sesekali dia usap air matanya dengan kerudung yang dia gunakan.
"Kita merasa kehilangan yang mendalam atas kepergian almarhum," kata Bagus, dalam sambutannya.
Dia menyatakan, semasa hidupnya almarhum mengemban tugas dengan penuh semangat dan tanggung jawab dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. "Saya sebagai inspektur upacara dan sebagai pribadi mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya," ucapnya.
Hadir dalam upacara pemakaman tersebut, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Komandan Sesko TNI Letjen TNI (MAR) R.M Trusono dan sejumlah perwira lainnya di lingkungan TNI. Sementara Wakil Presiden Jusuf Kalla tidak ikut mengantarkan mantan ajudannya itu ke dalam liang lahat. Namun JK sempat ikut menyolatkan.
Marsda TNI Asnam meninggal usai terjatuh saat bersepeda santai di dekat Gedung Sate, tadi pagi. Ia dilarikan langsung ke RS Borromeus. Saat tiba di RS, sudah dinyatakan meninggal dunia. Diduga ia mengalami serangan jantung.
Foto: Mochamad Solehudin |
(ern/ern)











































Foto: Mochamad Solehudin
Foto: Mochamad Solehudin