Saat berbincang dengan detikcom di kediamannya di Jalan Bukit Raya Selatan 226, Punclut, Ciumbuleuit, Kota Bandung, Rita menyebut tak gampang membujuk anjal atau tetangga sekitar beraktivitas belajar bersamanya. Perlu proses berulang dan tanpa tekanan.
"Saya ini kan tukang naik angkot ke mana-mana. Di perempatan itu saya suka ketemu sama anak-anak jalanan. Bisa juga saat di angkot, ada yang suka ngamen gitu, saya ajak bicara," tutur pemilik 'Rita Home Library' ini, Jumat (21/3/2017)..
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya bilang, kamu mau enggak sekolah. Mereka bilang mau. Kalau mau saya suruh mereka datang ke tempat saya. Ada yang datang, ada yang enggak," tutur Rita.
Foto: Avitia Nurmatari |
"Karena saya ini mengajar, saya juga harus meningkatkan kemampuan saya. Jadi meskipun S1 dan S2 saya ini soal Ilmu Komunikasi jurusan Perpustakaan, saya S3-nya soal pendidikan luar sekolah. Saya mengajar biar ada peningkatan," tutur Rita.
Lokasi 'Rita Home Library' ini hadir di area rumahnya. Ada sekitar 1.200 buku yang berderet rapi. Kebanyakan buku-buku tersebut berbahasa Inggris dan kebanyakan khusus untuk anak-anak.
Ibu dua anak yang gemar makan sate kambing ini sangat senang kalau banyak anak-anak atau siapa saja yang datang ke rumahnya untuk baca buku atau jadi relawan mengajar anak-anak. (avi/bbn)












































Foto: Avitia Nurmatari