Gagal Rampas Ponsel, Residivis di Garut Ini Nyaris Diamuk Massa

Gagal Rampas Ponsel, Residivis di Garut Ini Nyaris Diamuk Massa

Hakim Ghani - detikNews
Selasa, 11 Apr 2017 17:55 WIB
Gagal Rampas Ponsel, Residivis di Garut Ini Nyaris Diamuk Massa
Pelaku (kaus ungu) sudah diamankan di Polsek Cibatu. Foto: Hakim Ghani
Garut - Cepi Mulyadi (34) nyaris diamuk massa yang kesal dengan ulahnya. Pria tersebut kepergok hendak merampas satu unit ponsel milik seorang siswi MTS di Garut.

Peristiwa percobaan pencurian itu terjadi di Kampung Payung, Desa Sukalilah, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Senin (10/4) kemarin. Insiden bermula saat korban perjalanan pulang ke rumah. Tiba-tiba, pelaku datang dari arah belakang dan mencoba mengambil telepon genggam milik korban yang berada di saku.

Korban spontanitas berteriak. Sejumlah warga yang mendengar suara tersebut berbondong-bondong mendekati korban, bersamaan itu Cepi kabur. Lantaran mengetahui identitas pelaku, para warga mencari dan menemukan pelaku tengah bersembunyi di rumah orang tuanya, kawasan Cibatu.

Sejumlah warga yang terbakar amarah sempat mengepung rumah tersebut. Mendapat informasi pengepungan, beberapa personel Polsek Cibatu langsung meluncur ke lokasi. "Khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan, anggota menuju lokasi dan langsung mengamankan dia (Cepi) dari amuk masa," ujar Kanit Reskrim Polsek Cibatu Aiptu Aldy Rahmat di Mapolsek Cibatu, Selasa (11/4/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasakan hasil pemeriksaan, Cepi mengaku sudah dua kali melancarkan pencurian. Namun saat aksi ketiga, Cepi gagal melakoni praktik kriminal.

Catatan kepolisian, ternyata Cepi ini residivis kasus pencurian barang berharga dalam rumah di wilayah utara Garut. "Pelaku telah tiga kali menjalankan aksi pencurian di rumah-rumah," kata Aldy.

Di hadapan penyidik, Cepi terpaksa mencuri karena selama ini mengganggur. Ia jual barang curian untuk keperluan sehari-hari. Kini Cepi mendekam di sel tahanan Polsek Cibatu. (bbn/bbn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads