Tercatat sebanyak 30 SMA negeri dan swasta di Garut. Dari jumlah tersebut, hanya tujuh SMA yang menggelar UNBK. Kebanyakan mereka menggelar UNBK dengan sistem shift atau tiap siswa bergiliran mengerjakan UNBK sesuai waktu yang ditentukan.
"Di Garut ini masih kurang koordinasi. Masih ada yang ujian kertas. Harusnya yang sekolah pelaksana UNBK bisa bergiliran dengan yang masih berbasis kertas," kata Deddy di SMAN 11 Garut, Senin (10/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah, sambung dia, bakal menambah jumlah fasilitas penunjang UNBK untuk sekolah di Garut. Deddy optimistis, pada 2018 mendatang, sekolah di seluruh Jabar dapat menyelenggarakan UNBK.
"Ya harus kita tambah lagi fasilitasnya, seperti komputer dan penunjang lainnya. Tahun depan harus seratus persen pelaksanaan UNBK di Jabar," ujar Deddy.
Ujian Nasional tingkat SMA digelar serentak di seluruh Indonesia mulai Senin 10 April hingga 13 April mendatang. (bbn/bbn)










































