Hindari Antrean, Kantor Imigrasi Bandung Terapkan Aplikasi SMS

Avitia Nurmatari - detikNews
Senin, 10 Apr 2017 12:27 WIB
Foto: Avitia Nurmatari
Bandung - Pemkot Bandung melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) akan membantu mencarikan aplikasi untuk membantu mengatur antrean panjang saat masyarakat berada di Kantor Imigrasi Kelas 1 Bandung.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berharap dengan adanya aplikasi itu nantinya protes-protes terkait antrean panjang di Kantor Imigrasi tidak lagi terjadi. "Kita bantu aplikasinya dari tim insinyurnya Diskominfo," ujar Emil, sapaan Ridwan, di Balai Kota, Jalan Wastukancana, Senin (10/4/2017).

Menurut Emil, sudah seharusnya sistem antrean di Kantor Imigrasi Kelas 1 Bandung diperbaiki.

"Dari sistem antrean kita perbaiki dulu. Jadi orang tidak perlu mengantre secara fisik, sehari cuti. Kita sudah lakukan di RSHS dan Ujungberung," kata pria yang hobi bersepeda tersebut.

Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Jabar Susy Susilawati meminta arahan dari Emil soal penerapan sistem pelayanan publik yang baik di wilayah Kemenkum HAM Jabar.

"Meminta arahan dari walkot yang kita tahu sangat inovatif. Siapa tahu kita bisa menerapkan pelayanan publik yang ada di Pemkot untuk diterapkan di beberapa lapas dan maupun rutan yang ada di Jabar," ucap Susy di tempat sama.

Sistem pelayanan publik yang akan dikembangkan yakni SMS antrean. "SMS antrean sangat mungkin diterapkan untuk mengurangi antrean, kemudian parkir. Lapas nanti mungkin ada beberapa bantuan terkait dengan pelaksanaan asimilasi dan juga beberapa kegiatan berbasis IT yang akan di bantu Pemkot Bandung dengan para ahli yang bisa terjun langsung di lapas, rutan, dan imigrasi," tutur Susy. (avi/bbn)