Peristiwa nahas ini bermula saat Atang usai mengambil uang pensiunan sebesar Rp. 2,3 juta dari sebuah bank di kawasan Cihaliwung, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jabar, Rabu (5/4) lalu, pukul 10.45 WIB. "Tiba-tiba korban dihampiri oleh tiga orang laki-laki yang datang menggunakan mobil sedan warna hitam," ujar Kapolres Cimahi AKBP Ade Ary Syam Indradi kepada detikcom via pesan singkat, Minggu (9/4/2017).
Seolah kenal, pelaku mengajak korban masuk ke mobil. Atang menolak, namun pelaku yang berjumlah tiga orang itu menariknya. "Pelaku terus memaksa sambil mengatakan 'hayu da kenal' (ayo kita kenal). Tangan korban ditarik hingga masuk ke dalam mobil," kata Ade.
Semula korban di jok depan, lalu diminta pindah ke jok belakang. Lantaran mencurigai ada hal tidak beres, Atang berusaha turun. Upaya dia meloloskan diri sia-sia karena mobil terkunci otomatis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaku sempat menanyakan uang lainnya, namun Atang berontak. Pelaku menyekap dengan cara mengikat sepasang korban menggunakan tali plastik. Korban terus melawan hingga akhirnya pelaku nekat menyiksanya.
"Hingga akhirnya korban dipukul dengan menggunakan kunci inggris di bagian dahi, hidung, pergelangan tangan kiri, lutut dan betis kiri," kata Ade.
Lebih lanjut Ade menuturkan, selepas menganiaya Atang, pelaku tega membuang kakek ini di sekitar perkantoran Pemkab Bandung Barat. "Warga melihat, lalu membawa korban ke Puskesmas Padalarang. Setelah itu korban diantar ke rumahnya di Sudimampir. Kasus ini dilaporkan warga ke Polsek Padalarang," kata Ade.
Personel Satreskrim Polres Cimahi bergerak memburu pelaku. Guna mengungkap kasus pencurian disertai kekerasan ini, polisi mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan mencari bukti petunjuk lainnya berupa CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
"Penyelidikan masih berlangsung. Secepatnya pelaku akan kami tangkap," kata Ade. (bbn/bbn)











































