"Saya merasa terdzolimi. Saya perlu adanya pembelaan atau klarifikasi di mana saya dinyatakan penipuan terhadap janda (Elly) yang dikatakan nikah siri," jelas Sunjaya saat menggelar konferensi pers di sebuah rumah makan di Kabupaten Cirebon, Jumat (31/3/2017).
Menurut Sunjaya, pernikahan yang disebutkan terjadi pada Minggu 7 September 2014 pukul 17.00 WIB di Pendopo Kabupaten Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, tidak pernah terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan, lanjut Sunjaya, setiap weekend khususnya Hari Minggu dia tidak menerima tamu ke rumah dinasnya itu. "Jadi jelas ini pembohongan," tegas eks Pamen TNI AU itu.
Seperti diketahui, Elly melaporkan Sunjaya ke Polresta Cirebon pada Kamis 23 Maret lalu atas dugaan kasus penipuan. Kasus tersebut bermula saat Elly yang mengaku dinikah siri sang bupati dijanjikan mobil, rumah, menjadi PNS, dan uang bulanan Rp 10 juta. Namun sejak menikah pada 7 September 2014, janji tersebut tak kunjung teralisasi. (ern/ern)











































