Setelah hampir sepekan telantar di Sukabumi, Jawa Barat, Devina (13) bocah perempuan yang mengaku berasal dari Cikopo, Purwakarta, akhirnya dijemput pulang oleh utusan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Devina dijemput Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Jatiluhur bernama Rustam.
Menggunakan kendaraan dinas warna putih bernomor polisi T 1856 A Rustam mengaku lebih dulu mendatangi Polsek Cisaat sebelum akhirnya menjemput Devina di Panti Asuhan Muslimin di Jalan Brawijaya, Kota Sukabumi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah sempat ngobrol selama setengah jam dengan Devina, Rustam rencananya akan menelusuri kediaman bocah perempuan itu di Purwakarta. Termasuk menghubungi perangkat desa di lokasi Devina tinggal.
"Dia cerita selama dengan almarhum ibunya dia tinggal di rumah kontrakan, ibunya berasal dari Garut. Sehari setelah ibunya meninggal dunia dia nekat berangkat ke Palabuhanratu untuk mencari ayahnya, cerita tentang ayahnya itu ia dapat dari almarhum Ibunya jika ayahnya seorang nelayan di Palabuhanratu, sepeninggal ibunya dia hidup sebatangkara," lanjutnya.
Saat wawancara tiba-tiba ponsel milik Rustam berdering, Rustam menyela pimpinannya yakni Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi minta waktu untuk berkomunikasi dengan pemilik Panti Asuhan Muslimin.
Sekitar 10 menit berbincang dengan Dedi melalui sambungan telepon Eti (60) mata pengelola panti asuhan berkaca-kaca. Usai berkomunikasi dengan Dedi Mulyadi, Eti menyebut orang nomor satu di Purwakarta itu mengucapkan terimakasih karena telah menjaga warganya meski hanya satu malam.
"Beliau menyampaikan rasa terimakasihnya, karena sudah menjaga Devina, juga mendoakan kami di sini. Kalau saya pribadi dan seluruh pengurus panti asuhan dengan kedatangan Devina atau siapapun itu adalah berkah, Tuhan mempercayakan kepada kami untuk memberikan pelayanan terbaik kepada anak-anak yang membutuhkan uluran tangan dan itu juga saya sampaikan ke beliau yang membuat saya ingin menangis," beber Eti.
Panti Asuhan Muslimin memang kerap menampung anak-anak yang terlantar, Eti menyebut beberapa kali anggota kepolisian menitipkan anak-anak terlantar dan tersesat di panti asuhan tersebut.
"Kami sama sekali tidak keberatan, Alhamdulillah ada saja dermawan yang menyumbang termasuk bapak polisi yang menjadi donatur tetap di panti asuhan kami," lanjutnya.
Tidak lama kemudian Rustam berpamitan untuk kembali menyambangi Polsek Cisaat guna memproses keterangan penjemputan Devina. "Setelah selesai, saya mau langsung ke Purwakarta sesuai perintah dari Pak Bupati untuk mencari alamat rumahnya disana," tutup Rustam. (ern/ern)










































