Kerap 'Blusukan' ke Luar Daerah, Ini Penjelasan Dedi Mulyadi

Kerap 'Blusukan' ke Luar Daerah, Ini Penjelasan Dedi Mulyadi

Hakim Ghani, Mukhlis Dinillah - detikNews
Kamis, 30 Mar 2017 18:03 WIB
Kerap Blusukan ke Luar Daerah, Ini Penjelasan Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi mendatangi Amih di Garut/Foto: Hakim Ghani
Purwakarta - Beberapa tahun terakhir sosok Dedi Mulyadi semakin dikenal masyarakat khususnya di Jawa Barat. Bukan hanya karena berhasil membangun Kabupaten Purwakarta, tetapi aksinya yang kerap menolong warga di luar daerah kewenangannya.

Banyak pihak tentunya bertanya-tanya maksud dan tujuan Dedi menolong warga yang bukan tanggungjawabnya sebagai kepala daerah. Apakah blusukan lintas daerah itu 'offside' dan ini bagian dari pencitraan jelang Pilgub Jabar 2018?

"Kenapa kalau kita berbuat baik harus disangka offside, kalau ada orang kesusahan masa kita harus minta izin dulu," kata Dedi di rumah dinasnya, Kamis (30/3/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya apa yang diperbuatnya selama ini tidak akan dipersoalkan oleh kepala daerah lainnya. Pasalnya, dia juga berhubungan baik dengan kepala daerah yang beberapa kali dikunjunginya. Sehingga ia tidak merasa melangkahi mereka.

"Hubungan saya dengan kepala daerah lainnya baik selama ini. Jadi enggak lah merasa dilangkahi mah, apalagi tersinggung," jelas dia.

"Walaupun saya menolong sampai luar daerah, warga saya tetap saya perhatikan. Banyak kok warga yang kesulitan saya bantu segera," menambahkan.

Dia mengatakan selama ini melakukannya secara alami tanpa embel-embel urusan politik. "Saya sudah lama melakukan itu, cuma baru-baru ini saja terekspose oleh media. Jadi kesannya pencitraan (Pilgub Jabar)," kata pria yang kerap berpakaian pangsi ini.

Pagi ini, Dedi mendatangi Amih, seorang ibu di Garut yang digugat anak kandungnya. Dua kali ia mengunjungi Amih. Menurutnya itu sebagai bentuk dukungan moril.

Sementara itu Bupati Garut Rudy Gunawan menyambut baik aksi yang dilakukan oleh Dedi Mulyadi, yang ingin membantu warganya. Ia menilai, langkah Bupati Purwakarta itu didasari niat ingin membantu kepada sesama.

"Saya sangat menyambut baik, enggak ada masalah bagi saya. Kalau saya menilai pak Dedi hanya ingin membantu saja, enggak ada unsur lain, kan semua orang juga wajib membantu sesama," ungkap Rudy kepada detikcom, saat ditemui dilapangan Setda Garut, Kamis (30/03/2017) pagi.

Ia mengaku sudah berupaya keras membantu keluarga Amih, agar kasus gugatan ini cepat selesai. Pihaknya juga sudah menerjunkan tim psikolog dan penasehat hukum untuk mendampingi Amih selaku tergugat dalam kasus ini. (ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads