"Ibaratnya kan Pak Gubernur (Ahmad Heryawan) ini mau mendarat, landing. Karena masa dua periodenya akan selesai. Saya ingin mendampingi suami dulu untuk menuntaskan masa jabatan dengan baik dan landing secara selamat," ujar Netty kepada wartawan saat menghadiri salah satu acara di Kota Cirebon, Jumat (24/3/2017).
Jika nantinya maju, Netty pun tak mempermasalahkan adanya istilah politik dinasti. Pasalnya hal itu tidak melanggar hukum. "Saya berharapnya orang melihat bukan dari sisi kaitan hubungan. Tapi kapasitas seseorang. Tapi setiap orang berhak berpendapat (dinasti). Yang jelas kan tidak melanggar hukum. Lalu orang itu punya kapasitas, kemampuan, dan dukungan, saya pikir tidak masalah," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya biasa aja (hasil survei). Belum ada partai yang mau usung juga, tunggu saja nanti. Sekarang saya masih ngurusin kekerasan di Jabar saja," pungkas wanita yang juga Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jabar itu.
(ern/ern)











































