DetikNews
Selasa 21 Mar 2017, 17:17 WIB

Sebulan, Polresta Cirebon Libas 26 Pelaku Kejahatan

Tri Ispranoto - detikNews
Sebulan, Polresta Cirebon Libas 26 Pelaku Kejahatan Foto: Tri Ispranoto
Cirebon - Sebanyak 29 pelaku kejahatan dari berbagai kasus berhasil diringkus Pasukan Special Response Team (SPT) Polresta Cirebon (Ciko) sejak satu bulan terakhir ini.

Kapolresta Cirebon, AKBP Adi Vivid Agustiadi Bachtiar menjelaskan, dari 26 pelaku tersebut terdiri dari 12 tersangka narkotika dan 14 tersangka kasus kejahatan konvensional curat, curas, dan curanmor (C3).

"Sejak awal dibentuk (Pasukan SPT) atau awal Maret ini kita berhasil menangkap 26 pelaku," jelas Adi di Mapolresta Cirebon, Selasa (21/3/2017).

Dalam kasus narkotika, dari tangan tersangka polisi berhasil menyita barang bukti 10,8 gram sabu-sabu dan 1.318 butir obat-obatan ilegal yang seharusnya hanya bisa dibeli menggunakan resep dokter. Dari 12 tersangka, satu di antaranya adalah seorang wanita yang kedapatan menggunakan sabu-sabu bersama sang pacar di kamar kosnya.

Sejauh ini, kata Adi, para pelaku narkotika menggunakan sistem tempel dan ranjau sehingga sulit terdeteksi. Dua sistem tersebut menggunakan telepon sebagai sarana komunikasi antara pembeli dan penjual. Sehingga di antara keduanya tidak saling mengenal dan tidak pernah bertemu.

"Yang kita tangkap ini rata-rata pemakai. Kendalanya karena transaksi sekarang tidak lagi tatap muka tapi cukup via telepon," katanya.

Sementara dalam kasus kriminal biasa, pasukan tersebut berhasil melibas 14 orang tersangka yang semuanya laki-laki. Sebagian besar adalah para pelaku curas dengan modus jambret dan begal yang kerap beraksi di Kota Cirebon mau pun wilayah tiga lain seperti Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Indramayu.

Dari tangan tersangka polisi mengamankan sejumlah motor hasil curian, beberapa bilah senjata tajam, dan korek api berbentuk pistol yang biasa digunakan untuk menakuti para korban. "Ini adalah jawaban kita atas maraknya kasus curas yang terjadi belakangan ini di Kota Cirebon," ujarnya.

Kini para tersangka sudah ditahan dan dijerat dengan pasal sesuai dengan perbuatannya masing-masing. Saat ini penyidik tengah berupaya merampungkan seluruh berkas perkara para pelaku untuk segera dilimpahkan ke kejaksaan.

Pasukan SPT
Pasukan SPT ini berjumlah 29 anggota. Tim ini baru dibentuk satu bulan lalu. Mereka diberi pelatihan di Sat Brimob Detasemen C. Saat berada di Sat Brimob, pasukan tersebut mendapatkan pelatihan tambahan berupa tembak reaksi, pertempuran jarak dekat, bela diri, penggerebekan, mountaineering, hingga teknik penanganan teror dan bom.

Adi mengatakan dengan keahlian khusus yang tim miliki bisa menangani berbagai kasus menonjol seperti curat, curas, dan curanmor (C3), termasuk penaggulangan awal jika terjadi teror atau bom di wilayah hukum Polresta Cirebon.

"Tim ini kita persiapkan untuk waktu-waktu tertentu saja. Seperti patroli gabungan skala besar hingga penangkapan atau penggerebekan," ucapnya.

Sebagai pelengkap, pasukan yang beranggotakan 25 Polisi Laki-laki (Polki) dan empat Polisi Wanita (Polwan) ini dipersenjatai dengan senjata genggam dan senjata laras panjang. Tak lupa pelengkap seperti helm tactical, rompi tactical, kama mata, sarung tangan, dan kendaraan 'tempur' double cabin juga motor trail akan setia mereka gunakan.

"Harapannya dengan pembentukan tim ini mereka bisa memberikan shock terapy bagi para pelaku kejahatan. Jangan main-main dengan kami," tukas Adi.
(ern/ern)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed