Gerombolan Bermotor Berulah di Garut, Dua Warga Jadi Korban

Gerombolan Bermotor Berulah di Garut, Dua Warga Jadi Korban

Hakim Ghani - detikNews
Rabu, 15 Mar 2017 12:30 WIB
Gerombolan Bermotor Berulah di Garut, Dua Warga Jadi Korban
Foto: Hakim Ghani
Garut - Aksi gerombolan bermotor kembali menelan korban. Di Garut, Jawa Barat, terjadi dua insiden sekaligus di lokasi yang berbeda yang diduga dilakukan oleh berandalan bermotor.

Lokasi pertama di Kecamatan Garut Kota, seorang pemuda harus dilarikan ke rumah sakit karena dibacok menggunakan kapak hingga terluka parah. Korban diketahui berinisial IH (24) warga Kampung Cimaragas, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, kini dirawat di IGD RSUD dr Slamet Garut.

Teman korban, RA (19) mengatakan, peristiwa tersebut terjadi Selasa (14/03/2017) malam di Jalan Ciledug, Kecamatan Garut Kota. Korban dan saksi mata saat kejadian sedang berbincang lalu dihampiri sejumlah gerombolan bermotor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tadi saya lagi ngobrol, tiba-tiba mereka kaya ngedeketin, Setelah menghampiri, di antara gerombolan bermotor tiba-tiba membacok bagian kepala IH hingga terjatuh, setelah itu mereka pergi," ujar RA.

Korban sebenarnya orang yang berupaya melerai perkelahian antara teman saksi dengan para berandalan bermotor. Namun, entah apa yang menjadi pemicunya, mereka langsung menyerang korban.

"Saya juga tidak tahu apa penyebabnya, hingga berandalan bermotor mengeroyok dia (korban)," katanya.

Usai korban terkapar, banyak warga yang berdatangan. Korban yang mengalami luka serius di kepala langsung dilarikan ke rumah sakit.

Tiga orang pelaku pengeroyokan sudah diamankan aparat kepolisian, namun dua pelaku lainnya berhasil melarikan diri.

Lokasi kedua, di Kecamatan Karangpawitan, Garut, seorang pemuda kritis akibat dikeroyok oleh tiga orang yang dididuga geng motor. Peristiwa tersebut terjadi Rabu(15/03/2017) dini hari, di Kampung Sindanglaya, Karangpawitan, Garut.

Dipicu saling ejek, pelaku berinisial N(42) kesal lantaran korban yang tidak diketahui identitasnya itu memaki-maki pelaku dengan kata-kata yang kasar.

"Dia rese orangnya, masa berani memaki-maki saya pake bahasa yang kotor," ungkap dia saat ditemui di sel tahanan Polsek Karangpawitan.

Suasana yang saat itu sepi dan keadaan pelaku yang dalam pengaruh minuman keras membuat amarah pelaku terpancing. Pelaku dibantu oleh dua orang rekannya langsung memukuli korban menggunakan batu besar, hingga korban bersimbah darah.

Warga sekitar yang melihat pun langsung berlarian dan menangkap pelaku berinisial N, namun dua orang pelaku lainnya berhasil melarikan diri.

"Iya tadi jalanan sepi, ada tiga orang yang mukulin, korban sama pelaku bukan orang sini, jadi saya kurang kenal. korbannya luka parah di kepala, karena dihantam batu," ungkap salah seorang warga, Nana (40), kepada detikcom di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Warga setempat pun langsung membawa korban ke Puskesmas terdekat, sementara itu, warga lainnya meringkus pelaku N(42) ke Mapolsek Karangpawitan.

(ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads