DetikNews
Kamis 09 Maret 2017, 17:40 WIB

Dicurigai Penculik, Wanita Diduga Stres di Cirebon Diamankan Polisi

Tri Ispranoto - detikNews
Dicurigai Penculik, Wanita Diduga Stres di Cirebon Diamankan Polisi Foto: Istimewa
Cirebon - Belakangan ini masyarakat Cirebon tengah heboh dengan isu penculikan dengan modus pura-pura gila. Masyarakat pun lebih protektif terutama saat melihat orang asing mendekati anak-anak.

Seperti yang terjadi di depan SDN 1 Karangjalak, Kelurahan Sunyaragi, Kota Cirebon, pada Rabu 8 Maret kemarin sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu seorang wanita berpakaian hitam motif garis-garis disergap warga saat mendekati anak-anak. Warga khawatir wanita tersebut sebagai pelaku penculikan.

Warga yang telah berkerumun pada awalnya akan menghakimi wanita tersebut, namun bisa dicegah setelah dilerai oleh seorang perwira TNI. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan wanita tersebut langsung diamankan ke Mapolsekta Utara Barat (Utbar).

Kapolsekta Utbar Kompol Munawan membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut dia wanita yang diamankan bernama Susilawati berumur 33 tahun warga Blok Brungut, RT 7 RW 2, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu.

"Iya betul kemarin sempat diamankan di sini. Jadi Susilawati ini di lokasi penangkapan itu awalnya terlihat mondar-mandir ketawa sendiri. Terus dia menghampiri anak yang sedang bermain. Saat dihampiri oleh nenek sang anak, Susilawati langsung kabur," ujar Munawan saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (9/3/2017).

Tak berselang lama Susilawati diamankan ke Mapolsekta Utbar untuk diinterogasi. Namun saat itu Susilawati berbicara tidak jelas dan malah tertawa sendiri. Satu-satunya yang berhasil digali pihak kepolisian adalah alamat rumahnya.

Polisi menindaklanjuti alamat yang diucapkan Susilawati. Ternyata alamat tersebut ada dan sesuai. "Sekitar jam 21.00 WIB pihak keluarga didampingi dengan Pak Lurah dan Pak Camat datang ke sini. Mereka membenarkan bahwa Susilawati warganya," katanya.

Dari keterangan keluarga, Susilawati mengidap gangguguan jiwa sejak pulang menjadi TKI di luar negeri. Bahkan pada tahun 2014 silam, Susilawati sempat menjalani perawatan dan terapi jiwa di sebuah rumah sakit di Bogor. Hal tersebut diperkuat dengan surat keterangan yang dibawa pihak keluarga sebagai bukti pada penyidik.

"Jadi ternyata Susilawati ini menghilang dari rumah sejak tiga hari lalu. Makanya saat kita hubungi pihak keluarganya, mereka senang karena (Susilawati) ketemu," tuturnya.

Meski ada surat keterangan dan pihak keluarga menyebut Susilawati mengalami gangguan jiwa, pihak kepolisian tetap membawanya ke RS Gunung Jati. Selama satu minggu Susilawati akan menjalani observasi oleh tim dokter untuk mengetahui kondisinya saat ini.

"Kalau untuk penjagaan khusus di rumah sakit tidak ada karena kan ada tim dokter dan keluarganya. Kita hanya sesekali saja sambil patroli cek ke sana," ucapnya.

Munawan mengapresiasi warga yang dianggapnya telah sigap dan melaporkan kejadian tersebut tanpa melakukan aksi main hakim sendiri. Pihaknya berharap kejadian tersebut bisa menjadi motivasi agar para orang tua tetap waspada mengontrol anaknya.

"Sejauh ini di wilayah Polsekta Utbar tidak ada laporan penculikan. Kasus ini (Susilawati) tidak ada unsur penculikannya karena menyentuh juga tidak. Dan dari bukti dan saksi sementara menyatakan yang bersangkutan (Susilawati) mengalami gangguan jiwa," tukas perwira berpangkat bunga satu itu.
(ern/ern)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed